Mangupura, baliwakenews.com
Harapan untuk melihat kawasan Pantai Kuta bebas dari parkir liar dan kemacetan mulai menemukan titik terang. Pemerintah Kabupaten Badung tengah menyiapkan pembangunan kantong parkir terpusat di lahan eks Bali Anggrek, yang diproyeksikan menjadi solusi permanen bagi semrawutnya parkir di sepanjang Jalan Pantai Kuta.
Rencana tersebut kini mulai bergerak setelah Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menginstruksikan Dinas Perhubungan (Dishub) Badung untuk segera menindaklanjuti proses persiapan pembangunan. Kepala Dishub Badung, AA Gede Rahmadi, mengatakan pihaknya telah menerima arahan langsung dari Bupati untuk mempersiapkan seluruh tahapan agar proyek tersebut dapat segera direalisasikan. “Ya, memang demikian tugas yang diberikan Pak Bupati kepada saya. Saya diminta untuk mengambil langkah-langkah. Tentunya saya harus bekerja maksimal,” ujar Rahmadi, Rabu (29/7/2026).
Sebagai langkah awal, Dishub akan menyusun Feasibility Study (FS) atau studi kelayakan melalui Anggaran Perubahan. Setelah itu, proses akan berlanjut ke penyusunan anggaran, penunjukan tim appraisal, hingga pembebasan lahan berdasarkan hasil penilaian independen.
Rahmadi menilai, pembangunan kantong parkir jauh lebih efektif dibanding sekadar melakukan penertiban kendaraan yang parkir di badan jalan. “Kalau penertiban saja tanpa solusi, maka pertanyaannya ke mana mereka harus parkir?” katanya.
Ia juga mengungkapkan bahwa komunikasi awal dengan pemilik lahan menunjukkan respons yang positif terhadap rencana tersebut.
Soal kapasitas, Dishub masih menunggu hasil studi kelayakan. Besarnya daya tampung akan disesuaikan dengan luas lahan yang berhasil dibebaskan serta konsep pembangunan yang dipilih. Jika nantinya dibangun parkir bertingkat, kapasitas kendaraan akan jauh lebih besar.
“Rencananya, fasilitas itu akan melayani parkir sepeda motor maupun mobil sehingga tidak lagi ada kendaraan yang parkir di pinggir jalan,” jelas Rahmadi.
Sementara itu, Camat Kuta I Made Agus Suantara menilai keberadaan kantong parkir terpusat sudah menjadi kebutuhan mendesak bagi kawasan wisata Pantai Kuta yang setiap hari dipadati wisatawan. Menurutnya, lahan eks Bali Anggrek merupakan lokasi paling strategis karena berada di pusat kawasan wisata dan telah lama tidak dimanfaatkan. Pendekatan kepada pemilik lahan juga terus dilakukan agar proyek ini dapat segera diwujudkan.
Apabila seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, kawasan Jalan Pantai Kuta diharapkan berubah menjadi lebih tertib, bebas dari parkir sembarangan, mampu mengurangi kemacetan, sekaligus meningkatkan kenyamanan wisatawan yang berkunjung ke salah satu destinasi wisata paling ikonik di Bali. BWN-04

































