DPRD Buleleng Gas Tiga Ranperda Inisiatif, Soroti Data Presisi hingga Penanggulangan Kemiskinan

Iklan Home Page

Singaraja, Baliwakenews.com

DPRD Kabupaten Buleleng memastikan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) inisiatif berlanjut ke tahap pembahasan berikutnya. Keputusan ini diambil dalam rapat Panitia Khusus (Pansus) I bersama gabungan komisi, yang digelar di Ruang Gabungan Komisi Gedung DPRD Buleleng, Selasa (3/3/2026).

Rapat dipimpin Wakil Ketua I DPRD Buleleng, Nyoman Gede Wandira Adi, S.T., yang menegaskan bahwa ketiga ranperda tersebut dinilai strategis karena menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat dan tata kelola pemerintahan daerah.

Adapun tiga ranperda yang dibahas meliputi:

1. Ranperda tentang Data Dasar Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Berbasis Data Desa dan Kelurahan Presisi

Baca Juga:  DPRD Badung Matangkan Raperda Perlindungan dan Penertiban Hewan Penular Rabies

2. Ranperda tentang Penanggulangan Kemiskinan

3. Ranperda tentang Fasilitasi Penyelenggaraan Pendidikan Widyalaya dan Pasraman

Ketua Pansus II, Ni Kadek Turkini, S.H., mengungkapkan bahwa Ranperda tentang data dasar pemerintahan berbasis desa presisi telah mencapai titik temu antara pihak legislatif dan eksekutif.

“Sudah ada kesamaan pandangan, sehingga bisa dilanjutkan ke tahap pembahasan berikutnya,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Komisi IV, Nyoman Sukarmen, menyoroti Ranperda Fasilitasi Penyelenggaraan Pendidikan Widyalaya dan Pasraman yang masih memerlukan penyempurnaan. Sejumlah pasal dinilai perlu diperdalam agar regulasi yang dihasilkan benar-benar aplikatif.

Baca Juga:  Tingkatkan Literasi Numerisasi Anak di Buleleng Dengan Metode Gasing

Di sisi lain, Ketua Komisi II, Wayan Masdana, menekankan pentingnya sosialisasi masif terhadap Ranperda Penanggulangan Kemiskinan sebelum ditetapkan menjadi Perda. Hal ini dinilai krusial agar masyarakat memahami substansi kebijakan yang akan diterapkan.

Pendapat serupa disampaikan Ketua Komisi III, Ketut Susila Umbara, S.H., yang menyoroti pentingnya validasi data kemiskinan. Menurutnya, data yang akurat akan membantu pemerintah dalam mengkategorikan masyarakat penerima program secara lebih tepat sasaran.

Baca Juga:  TP PKK Serahkan Bantuan Sembako Kepada Lansia

Menutup rapat, Nyoman Gede Wandira Adi menegaskan bahwa keberhasilan Perda tidak hanya ditentukan saat pembahasan, tetapi juga pada implementasi di lapangan. Ia mendorong penyusunan aturan turunan serta pengawasan yang konsisten dari Pansus dan komisi.

Rapat ini juga dihadiri oleh Tim Ahli DPRD Buleleng dan Tim Ahli Fraksi, yang turut memberikan masukan dalam proses pembahasan ranperda strategis tersebut. BWN-03

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR