Penglihatan Jernih, Hidup Lebih Bebas LASIK Generasi Baru Kini Hadir di Bali

Iklan Home Page

Sanur, baliwakenews.com

Warga Bali kini tak perlu lagi jauh-jauh ke Jakarta atau Surabaya untuk mendapatkan layanan koreksi penglihatan terbaru. Ciputra SMG Eye Clinic (CSEC) resmi membuka cabang di Sanur pada 10 Oktober 2025, menghadirkan teknologi ReLEx® SMILE PRO—prosedur LASIK generasi baru yang diklaim lebih cepat, nyaman, dan minim rasa sakit.

Kehadiran klinik ini membawa harapan baru bagi mereka yang sudah lama bergantung pada kacamata atau lensa kontak. Banyak aktivitas khas Bali, mulai dari berselancar, berenang, hingga sekadar jalan-jalan sore di pantai, seringkali terasa repot ketika harus memikirkan kacamata atau lensa yang mudah terganggu.

Baca Juga:  Berkolaborasi dengan Mahasiswa Papua, Polresta Denpasar Gelar Pentas Seni di Ksirarnawa

“Teknologi ini memungkinkan pasien menikmati penglihatan lebih jernih hanya dalam hitungan hari. Lebih dari sekadar medis, kami ingin membantu orang menjalani hidup lebih percaya diri dan bebas,” ujar Dr. Ni Kompyang Rahayu, Sp.M(K), dokter spesialis mata yang memimpin layanan di CSEC Bali.

Prosedur ReLEx® SMILE PRO menggunakan Laser VisuMax® 800 Femtodetik dengan durasi hanya delapan detik per mata. Tanpa sayatan flap di kornea, pemulihan pasien lebih singkat dan risiko komplikasi berkurang.

Baca Juga:  Tolak Naiknya Harga BBM, Demo di Renon Nyaris Rusuh  

Tak hanya fokus pada teknologi, CSEC Bali juga menawarkan pengalaman berbeda melalui Paket Staycation LASIK. Pasien yang datang dari luar daerah atau mancanegara bisa menjalani operasi sambil menikmati liburan, lengkap dengan penjemputan bandara dan akomodasi hotel di kawasan Sanur.

Dengan komunitas internasional yang cukup besar, serta wisatawan yang menjadikan Sanur sebagai titik transit menuju Nusa Penida dan pulau sekitar, klinik ini diprediksi akan menjadi pilihan populer bagi mereka yang ingin menggabungkan perawatan mata dengan gaya hidup sehat di Bali.

Baca Juga:  Gebrak Masker Serentak 17 Agustus 2020.

“Bayangkan bisa menyelam, berselancar, atau sekadar membaca buku tanpa lagi bergantung pada kacamata. Itu adalah kebebasan yang kini bisa dirasakan lebih banyak orang di Bali,” tambah Dr. Rahayu. BWN-04.

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR