Babak Baru Dagang RI–Uni Eropa: Tarif Hampir Nol, Ekspor Siap Melejit

Iklan Home Page

Mangupura, baliwakenews.com

Setelah hampir satu dekade proses perundingan, Indonesia dan Uni Eropa akhirnya mencapai kesepakatan substantif Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA). Momentum bersejarah ini ditandai dengan penandatanganan bersama di Nusa Dua, Rabu (22/9/2025), yang dihadiri Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Komisioner Perdagangan dan Keamanan Ekonomi Uni Eropa, Maroš Šefčovič.

Airlangga menegaskan, perjalanan panjang sejak putaran pertama di Brussels tahun 2016 kini berbuah manis. “Kesepakatan ini mencerminkan komitmen bersama kita terhadap kemitraan ekonomi terbuka, adil, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Baca Juga:  Badung Siap Tempur Jika Korfball di Eksibisi Dalam Ajang Porprov Bali 2025

IEU-CEPA membuka jalan bagi liberalisasi perdagangan di sektor barang, jasa, dan investasi. Lebih dari 98% pos tarif dan 99% nilai impor akan dihapuskan. Produk Indonesia langsung menikmati tarif nol persen di 90,4% pasar Uni Eropa. Hal ini diprediksi mendongkrak ekspor unggulan seperti minyak sawit, kopi, tekstil, alas kaki, furnitur, hingga produk berteknologi tinggi.

Selain membuka pasar baru, kesepakatan ini juga memuat inovasi di bidang perdagangan digital. Fitur ini selaras dengan arah ekonomi global dan inisiatif Digital Economy Framework Agreement (DEFA) yang digagas Indonesia di ASEAN 2023 lalu.

Baca Juga:  Pastikan Pemenuhan Hak Anak, Pemkab Buleleng Bersinergi Dengan FAD Buleleng

Maroš menyampaikan apresiasi atas peran kunci Indonesia dalam membawa negosiasi ke tahap final. “Dedikasi dan kepemimpinan kuat Menteri Airlangga sangat menentukan dalam tercapainya kesepakatan ini,” ungkapnya.

Uni Eropa sendiri merupakan salah satu investor terbesar di Indonesia, dengan kontribusi pada sektor kimia, farmasi, perumahan, hingga industri makanan. Dengan adanya kepastian regulasi dan transfer teknologi, IEU-CEPA diyakini memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global.

Baca Juga:  Bupati Giri Prasta Hadiri Serah Terima Jabatan Kepala BPK Perwakilan Provinsi Bali

Pemerintah memperkirakan implementasi IEU-CEPA dapat meningkatkan ekspor hingga 60%, menambah pendapatan nasional sebesar USD 2,8 miliar, serta menciptakan jutaan lapangan kerja baru. Kesepakatan ini disebut membuka era baru kerja sama ekonomi Indonesia–Uni Eropa, yang melibatkan 723 juta penduduk dengan nilai perdagangan lebih dari USD 21 triliun.BWN-04

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM Badung Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR