Satu Orang Begal di Sesetan Ditangkap, 8 Lainnya Buron

Iklan Home Page

Denpasar, baliwakenews.com – Sekitar pukul 00.10 WITA, Minggu, 10 Agustus 2025, sunyi di Jalan Gurita, Sesetan, Denpasar Selatan, pecah oleh suara motor yang melaju beriringan. Bagas Rahmat Riadi (19) baru saja pulang ketika sekelompok pemuda menghentikan lajunya. Bukan untuk bertanya arah, tapi untuk menganiaya.

Tujuh hingga delapan orang, dengan empat sepeda motor, mengepung. Pukulan mendarat. Di tengah gelap, salah satu dari mereka sempat mengangkat ponsel, merekam, dan anehnya berkomentar soal jaket yang Bagas pakai. Jaket itu, kata mereka, menyinggung.

Baca Juga:  Kasat Lantas Polresta Denpasar Tegas: Oknum Anggota Satpas Diperiksa, Dugaan Pelanggaran Prosedur SIM Tak Ditoleransi

Belum sempat Bagas memahami apa yang dimaksud, motornya dirampas. Namun, teriakan “Maling!” dan “Begal!” dari seorang warga memecah fokus mereka. Lampu-lampu rumah mulai menyala. Beberapa orang keluar, termasuk seorang pengendara yang kebetulan melintas dan membantu Bagas. Komplotan itu kocar-kacir.

Kapolsek Denpasar Selatan, AKP Agus Adi Apriyoga, menyebut teriakan warga menjadi titik balik malam itu. “Korban diselamatkan, tapi motor sudah dibawa kabur,” katanya, Jumat (15/8).

Baca Juga:  Ajak Warga Jaga Kebersihan Sungai, Wawali Arya Wibawa Buka Lomba Mancing ST. Widya Dharma  

Dua hari setelah kejadian, Unit Reskrim Polsek Denpasar Selatan mengidentifikasi satu nama: Rifki Muhammad Faqih (20), asal Surabaya. Rifki, menurut Kanit Reskrim IPTU Nur Habib Aulya, ditemukan di rumah kontrakan di kawasan Pemogan. Ia tak sempat kabur.

Barang bukti yang disita: Honda Beat L 5156 FX milik Bagas, jaket hitam, dan kaos hitam bertuliskan “Pasukan Kera Liar”. Di hadapan polisi, Rifki mengakui memukul korban tiga kali sebelum membawa kabur motornya.

Baca Juga:  Curi Uang Ratusan Juta di Timezone, Pemuda Ditembak Polisi Saat Hendak Kabur

Pasal 365 KUHP menanti, dengan ancaman maksimal sembilan tahun penjara. Sementara itu, polisi masih memburu pelaku lain. Jalan Gurita kembali tenang, setidaknya untuk sekarang tapi bagi Bagas, gema teriakan “Begal!” malam itu masih belum benar-benar hilang. BWN-07

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR