Dua Kelompok Warga Sumba Barat Ricuh di Jimbaran, Tiga Orang Terluka, Satu Ditangkap Polisi

Iklan Home Page

Mangupura, baliwakenews.com

Keributan antara pemuda asal Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) pecah di depan Warung Puspa, Jalan Goa Gong, Jimbaran, Kuta Selatan, Selasa (3/12) malam. Tiga orang terluka dalam kericuhan tersebut. Sementara dari lima orang pelaku penyerangan, satu diantaranya bernama Oscar, ditangkap pecalang dan warga.

Kasi Humas Polresta Denpasar AKP Ketut Sukadi mengatakan, keributan yang terjadi sekitar pukul 22.40 itu, berawal saat Nane Porotana (24), sedang bekerja menjadi juru parkir di depan Warung Puspa. Tak berselang lama, datang tiga orang, dua pria dan satu perempuan. “Ketiganya juga berasal dari Sumba Barat, NTT. Dan antara juru parkir dan tiga orang itu tidak saling kenal,” katanya, Kamis (5/12).

Baca Juga:  Wakil Ketua I DPRD Badung Motivasi Atlet PBSI dan Klub PB di Badung

Karena memarkir motor sembarangan, Nane Porotana meminta ketiganya parkir di tempat khusus sepeda motor. Namun ketiganya tidak terima dan mengeluarkan kata-kata menantang “kamu mau apa ?”. “Dua pelaku (laki-laki) turun dari motornya dan memegang kedua tangan Nane Porotana. Salah satu dari mereka mengeluarkan kunci motor untuk menusuk kuping kiri bawah juru parkir itu. Tak hanya itu, pelaku juga menendang wajah korban hingga dia terkapar,” ujar Sukadi.

Melihat terjadi keributan, kasir Warung Puspa melerai. Korban lantas dibawa kebelakang warung dan ketiga pemotor itu langsung pergi. “Korban mencium aroma alkohol dari mulut para pelaku,” imbuh Sukadi.

Baca Juga:  Diseruduk Mobil Pick Up, Anggota Polisi Meninggal

Nane Porotana yang merasa kesakitan akibat pemukulan tersebut, pergi ke rumah warga di belakang warung untuk meminta obat. Dan tiba-tiba para pelaku kembali datang bersama beberapa orang temanya. “Sekitar lima orang termasuk dua pelaku sebelumnya datang mencari korban. Korban telah meminta maaf, namun para pelaku malah mengeroyok korban secara brutal,” beber Sukadi.

Hingga akhirnya, saudara Nane Porotana, yakni Anderias Kuku Api dan Yohanes Darling datang membantu. Namun mereka juga dikeroyok. Bahkan, Anderias Kuku Api ditusuk dengan obeng di punggung kiri. Sementara Yohanes Darling luka-luka lebam. “Warga lantas memberitahu pecalang setempat. Bersama warga, pecalang melerai keributan itu. Satu orang ditangkap yakni Oscar, sedangkan empat lainnya labur, termasuk Cristo, pelaku utama penyerangan,” ucap Sukadi.

Baca Juga:  Gubernur Koster Siapkan Bali Jadi Laboratorium Kearifan Lokal Dunia, Pertanian dan Pariwisata Harus Untungkan Petani

Selain melakukan penganiayaan, para pelaku juga mengambil dompet dan uang korban. Dan saat ini, empat pelaku yang belum ditangkap masih diburu polisi. “Para pelaku bekerja sebagai sopir pengantar air truk tangki di wilayah Kuta Selatan,” kaga Sukadi. BWN-01

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR