Petang, baliwakenews.com
Komitmen dan Konsistensi Wakil Ketua DPRD Badung, I Wayan Suyasa untuk menyerap aspirasi sekaligus memberi solusi, telah banyak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di Kabupaten Badung. Sejumlah pihak pun menyampaikan apresiasi kepada Wakil rakyat tiga periode di DPRD Badung yang dikenal inovatif tersebut. Seperti Perbekel Pelaga, I Made Ordin, pihaknya terang-terangan mengapresiasi upaya yang dilakukan wakil rakyat tiga periode untuk memenuhi kebutuhan kelompok tani Munduk Tengaling, Desa Adat Bukian.
“Kami sebagai pemerintahan desa, menyampaikan terima kasih kepada Wakil Ketua DPRD Badung, Bapak I Wayan Suyasa, sudah memberikan dana motivasi untuk perbaikan jalan yang rusak yang ada di Banjar Bukian,”ujarnya, Sabtu 5 Februari 2022.
Made Ordin juga menjelaskan jalan rusak yang perbaikannya dilakukan secara swadaya oleh kelompok tani tersebut merupakan hasil perjuangannya kurang lebih 15 tahun lalu, selaku Perbekel Pelaga yang pembiayaan diperoleh dari pemerintah pusat. Secara Khusus Made Ordin dihadapan masyarakat yang hadir juga menyapaikan bahwa, kehadiran Wakil ketua DPRD Badung I Wayan Suyasa ke Desa Pelaga untuk membantu masyarakat bukan yang pertama kali, mengingat Ketua DPD Partai Golkar Badung tersebut juga hadir memenuhi undangan masyarakat yang ada di Desa Pelaga dalam berbagai pelaksanaan upacara yadnya, meski dimasa sulit akibat pandemi.
“Pembangunan jalan ini sudah cukup lama. Dengan kehadiran Pak Wayan Suyasa kami sampaikan terima kasih sudah berkenan memotivasi masyarakat dengan memberikan bantuan dana Rp 10 juta untuk perbaikan jalan. Beliau Pak Wayan Suyasa sudah melaksanakan kewajibannya sebagai Wakil Rakyat Badung, menyerap aspirasi dan membantu kesulitan yang dihadapi masyarakat. Meski dimasa sulit akibat pandemi sekarang ini Pak Wayan Suyasa sudah sering mengunjungi warga kami di Desa Pelaga saat pelaksanaan berbagai upacara yadnya,”bebernya.
Terkait penangan sampah khususnya sampah plastik di Desa Pelaga, Made Ordin mengatakan pihaknya telah meluncurkan program inovasi yakni tukar sampah dengan beras. Aggaran pun telah disiapkan sebesar Rp100 juta per tahun. “Jadi kami berusaha mewujudkan sampah menjadi berkah mewujudkan lingkungan bersih dan sehat. 1kg sampah plastik dapat ditukar dengan 1kg beras,”tegasnya.
Sementara Wakil Ketua DPRD Badung I Wayan Suyasa yang juga Ketua DPD Partai Golkar Badung mengatakan, kedatangannya ke Desa Adat Bukian ini adalah memenuhi undangan dari masyarakat terkait rencana akan melaksanakan perbaikan jalan secara swadaya. Sebagai bagian pemerintah pihaknya pun mengapresiasi dengan mensupport dana sebesar Rp 10 juta untuk membantu membeli material bahan dalam perbaikan jalan itu. Selain itu untuk mengajegkan seni budaya,Wayan Suyasa juga menyerahkan ratusan selendang untuk generasi muda di banjar tersebut,
“Kami apresiasi apa yang dilakaksanakan masyarakat tani Munduk Tengaling yakni memperbaiki jalan dengan swadaya. Ini merupakan pemberdayaan masyarakat saling memiliki. Pemerintah hanya sebagai motivasi dan masyarakat lah yang nanti melaksanakannya. Mohon program ini bisa diketoktularkan ke masyarakat lain. Saya hanya bisa memberikan motivasi dengan mepunia 10 juta untuk kegiatan swadaya masyarakat di sini. Masih banyak kekurangan saya dan mohon maaf tidak bisa memenuhi semua bantuan masyarakat,”ujar Suyasa. BWN-05
































