Update Penanggulangan Covid-19 Selasa, 21 Juli 2020

Iklan Home Page

Denpasar, baliwakenews.com

Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Bali menyampaikan perkembangan Penanganan Corona Virus Disease (COVID-19) di Provinsi Bali per Selasa (21/7), Jumlah kumulatif pasien positif 2.856 (bertambah 78 transmisi lokal). Adapun Jumlah pasien yang telah sembuh sampai hari ini sebanyak 2.110 (bertambah 50 transmisi lokal).

Jumlah pasien meninggal hari ini bertambah 2 orang sehingga total kasus menjadi 46 jiwa (terdiri dari 44 WNI dan 2 WNA). Sedangkan untuk pasien positif dalam perawatan (kasus aktif) yang berada di 17 rumah sakit, dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima, Hotel Ibis, Hotel Grand Mega dan BPK Pering) sebanyak 700 (terdiri dari 696 WNI dan 4 WNA).

Baca Juga:  Jaya Negara Tinjau Uji Coba Mesin Pengolah Sampah

Jumlah angka positif di Bali sebagian besar masih didominasi oleh transmisi lokal secara komulatif sebanyak 2474 terdiri dari 2462 WNI dan 12 WNA). Meskipun data kesembuhan pasien Covid-19 mengalami peningkatan, kami tetap mengajak semua lapisan masyarakat untuk tetap menjaga diri dan kesehatannya, dengan menerapkan protokol kesehatan dimana saja dan kapan saja sehingga antara satu orang dan yang lainnya akan saling menjaga.

Baca Juga:  Bupati Sanjaya Buka Kejuaraan Karate Inkai Piala Dandim 1619 Tabanan

Kesadaran dan partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan untuk menerapkan Protokol Kesehatan sesuai Tatanan Kehidupan Era Baru menuju Masyarakat Bali yang Produktif dan Bebas Covid-19.
Untuk itu, marilah kita laksanakan Protokol Kesehatan dengan disiplin untuk selalu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak fisik, dan menghindari keramaian. BWN-03

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Nyepi Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemprov. BaliIklan Nyepi Pemprov. BaliIklan BWNIklan Nyepi PDAM BadungIklan Nyepi DPRD Badung Iklan UNWAR