Tujuh Orang Digigit Anjing Liar, Warga Cemagi Diminta Waspada

Iklan Home Page

Mengwi, Baliwakenews.com – Warga di kawasan Desa Cemagi, Kecamatan Mengwi, Badung, dibuat waspada menyusul laporan tujuh orang menjadi korban gigitan anjing liar pada Jumat (4/9/2026). Ironisnya, hingga kini anjing yang diduga menggigit para korban belum berhasil ditemukan.

Rangkaian kejadian tersebut dilaporkan terjadi dalam waktu yang hampir bersamaan dan masih berada di sekitar kawasan Cemagi dan sekitarnya. Dari tujuh korban, dua di antaranya diketahui merupakan warga negara asing (WNA).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Badung, dr. Bagus Padma Puspita, membenarkan adanya laporan tersebut. Ia memastikan seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis di fasilitas kesehatan berbeda, termasuk puskesmas yang menjadi Rabies Center.

“Memang dari tujuh korban yang dilaporkan, penanganannya dilakukan di tempat yang berbeda-beda,” ujar dr. Bagus Padma.

Meski jumlah korban telah diketahui, belum ada kepastian apakah seluruhnya digigit oleh anjing yang sama. Dinas Kesehatan juga belum dapat memastikan kondisi kesehatan hewan tersebut, termasuk apakah terinfeksi rabies atau tidak.

Baca Juga:  Rakor Lintas Sektor Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional

Sebab, anjing yang diduga menyerang para korban sampai saat ini masih dalam pencarian. Pemeriksaan terhadap hewan baru dapat dilakukan apabila berhasil ditemukan.

Untuk mengantisipasi kemungkinan adanya risiko penularan rabies, Dinas Kesehatan Badung telah berkoordinasi dengan Dinas Pertanian dan Pangan serta aparat desa untuk melakukan pencarian.

Anjing tersebut nantinya akan dilakukan sampling untuk mengetahui status kesehatannya.

“Untuk anjingnya masih dicari serta akan dilakukan sampling. Kami bekerja sama dengan Dinas Pertanian dan Pangan serta dibantu aparat di desa,” jelasnya.

Pencarian terhadap anjing tersebut menjadi penting untuk memastikan apakah rangkaian gigitan yang terjadi memang berkaitan dengan satu hewan yang sama atau justru melibatkan beberapa anjing.

Baca Juga:  Upacara Ngeratep Karya Nyatur Rebah di Banjar Tegallantang Kaja Kerobokan

Dari tujuh korban, dua orang merupakan WNA. Keduanya telah mendapatkan penanganan medis.

Salah seorang korban WNA kemudian memilih melanjutkan perawatan di rumah sakit swasta atas permintaan sendiri. Menurut dr. Bagus Padma, keputusan tersebut berkaitan dengan cakupan asuransi kesehatan yang dimiliki korban.

Di sisi lain, Dinas Kesehatan Badung meminta masyarakat tidak panik secara berlebihan. Seluruh korban telah mendapatkan penanganan sesuai prosedur medis.

Berdasarkan pemeriksaan awal, sebagian korban juga tidak mengalami luka pada bagian tubuh yang masuk kategori berisiko tinggi. Namun, tindak lanjut tetap dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan dan penilaian medis terhadap masing-masing korban.

Dinas Kesehatan mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap sepele gigitan maupun cakaran anjing atau hewan lain yang berpotensi menularkan rabies.

Pertolongan pertama dapat dilakukan dengan segera mencuci luka menggunakan sabun dan air mengalir. Setelah itu, korban diminta secepatnya mendatangi puskesmas terdekat yang memiliki layanan Rabies Center untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.

Baca Juga:  HUT Ibu Kota Kabupaten Badung Mangupura ke-12

Terlebih, anjing yang diduga menggigit tujuh korban di kawasan Cemagi hingga kini belum ditemukan. Masyarakat pun diminta meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan apabila menemukan anjing yang memiliki ciri-ciri mencurigakan atau berkeliaran tanpa pemilik.

Kasus ini terjadi sehari menjelang Tumpek Uye, momentum dalam tradisi Hindu Bali yang berkaitan dengan penghormatan dan pemuliaan terhadap satwa. Di tengah momentum tersebut, kewaspadaan terhadap kesehatan dan keselamatan masyarakat tetap menjadi perhatian utama. BWN-05

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR