Tabanan, baliwakenews.com — Suara rem mendadak dan benturan keras memecah kesibukan pagi di jalur nasional Denpasar–Gilimanuk, Kamis (9/10). Di depan Toko Dayu Collection, Desa Berembeng, Kecamatan Selemadeg, seorang pria lanjut usia tewas setelah motornya terserempet truk tronton yang melintas.
Korban, I Gusti Putu Supardi (62), warga Bajera, Selemadeg, meninggal seketika dengan luka parah di kepala. Tubuhnya terseret dan sempat terserempet ban belakang truk sebelum akhirnya tergeletak tak bernyawa di pinggir jalan.
Kapolsek Selemadeg Kompol I Wayan Suastika menjelaskan, kecelakaan bermula ketika truk Hino tronton box bernomor polisi L 9078 UG yang dikemudikan Budi Minariadi (61), asal Kota Batu, Jawa Timur, berusaha menyalip minibus di depannya. Di saat bersamaan, dari arah berlawanan datang dua sepeda motor. Satu berhasil menghindar, namun motor Honda Supra DK 5199 GBH yang dikendarai korban tak sempat mengelak.
“Korban terserempet bagian kanan truk dan terpental ke sisi jalan. Ia meninggal di tempat akibat luka berat di kepala,” ujar Suastika.
Petugas yang tiba di lokasi langsung mengevakuasi jasad korban ke RSUD Tabanan. Polisi menyebut faktor utama kecelakaan adalah kelalaian sopir truk yang tak memperhitungkan jarak aman saat menyalip. Kasus kini ditangani Unit Laka Satlantas Polres Tabanan.
Kecelakaan di jalur Denpasar–Gilimanuk, terutama kawasan Selemadeg, bukan hal baru. Arus kendaraan besar yang padat dan jalan dua arah membuat risiko kecelakaan tinggi. Polisi mengimbau pengemudi agar lebih waspada dan tidak memaksakan diri mendahului kendaraan lain.
“Keselamatan lebih penting daripada tergesa-gesa,” kata Suastika mengingatkan. BWN-01































