Sampah Berserakan di Pantai Mengiat, Segini yang Berhasil Diangkut LHK Badung

Iklan Home Page

Nusa Dua, baliwakenews.com
Sampah kiriman terus berdatangan di beberapa pantai di Badung. Tidak hanya di Kuta, sampah kiriman juga menepi di Pantai Mengiat kawasan ITDC Nusa Dua. Melihat kondisi ini Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung, lansung menerjunkan petugasnya, Rabu (1/12) Sebanyak 4 ton sampah kiriman berhasil dievakuasi dari Pantai tersebut.
Menurut Koordinator Deteksi Evakuasi Sampah Laut (Desalut) Dinas LHK, I Made Gede Dwipayana evakuasi sampah kiriman di Pantai Mengiat dilakukan bersinergi dengan pihak ITDC selaku pengelola kawasan tersebut. Pihaknya menerjunkan 30 orang personil dan 2 alat berat untuk mengatasi sampah di sana. “Sampah kiriman yang kami evakuasi dari Pantai Mengiat itu jumlahnya sekitar 4 ton,” ujarnya.

Baca Juga:  Peduli Krama yang Membutuhkan, LPD Bualu Bantu Kursi Roda ke Disabilitas dan Lansia

Sampah ini jenisnya berbeda dengan sampah kiriman pantai barat. Yakni sebagian merupakan sampah rumput laut dan ganggang yant langsung ditanam di sekitar pantai. Sedangkan sebagian lagi ranting kayu dan langsung diangkut ke TPA. Selain di Mengiat, sampah kiriman itu juga menepi di Pantai Tanjung Benoa. Namun untuk di kawasan ini ditangani manual karena intensitasnya tidak terlalu banyak. “Harusnya di Pantai Timur sampahnya sudah selesai pada bulan Agustus dan September, sebab sekarang musim angin barat. Entah kenapa ini masih muncul, padahal ini tidak pernah terjadi sebelumnya,” akunya.

Baca Juga:  Wabup Suiasa Hadiri Karya Melaspas dan Piodalan Ida Ratu Mas di Pura Gunung Sari Penarungan

Sedangkan untuk sampah kiriman di wilayah Seminyak, Legian, dan Kuta (Samigita) yang dievakuasi sebanyaj 6 ton. “Jika diakumulasikan dengan sampah yang telah terevakuasi 2 minggu sebelumnya, yaitu sebanyak 98 ton, jumlahnya mencapai 104 ton,” bebernya sembari menambahkan untuk sampah kiriman di pantai barat itu berupa batok kelapa, ranting pohon dan batang pohon. Sebagian besar sampah kiriman itu sudah dibawa ke TPA Suwung, namun ada juga yang masih dikumpulkan di sejumlah STO (Stop Over). “Ada dua upaya dalam penanganan sampah ini, yang pertama kami pilah dulu agar membedakan yang bisa di kumpulkan dan mana yang langsung dievakuasi,” jelasnya sembari mengungkapkan untuk sampah plastik dan ranting yang mulai busuk, diangkut ke TPA. Sedangkan yang cukup besar, sementara dikumpulkan dulu di STO. BWN-04

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Nyepi Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemprov. BaliIklan Nyepi Pemprov. BaliIklan BWNIklan Nyepi PDAM BadungIklan Nyepi DPRD Badung Iklan UNWAR