Rumah Resiliensi Indonesia Tangguh Hadapi Bencana  

Iklan Home Page

Nusa dua, baliwakenews.com

Menteri Koordinator Pemberdayaan Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (MenkoPMK) Muhajir Effendi meresmikan Rumah Risiliensi Indonesia (RR-I), di Bali Collection, Komplek BNDCC, Nusa Dua, Bali. Dikatakan pengalaman peristiwa bencana yang kita alami akan memperkuat modal sosial masyarakat Indonesia.

RR-I menjadi etalase Indonesia dalam menghadapi bencana. RRI juga menjadi ruang pamer terhadap kemajuan pengurangan risiko bencana. RRI menjadi bagian penyelenggaraan atau side event GPDRR ke-7. “Bisa juga menjadi pelajaran berharga bagi negara-negara lain,” kata Muhadjir.

RR-I merupakan prakarsa Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama organisasi-organisasi masyarakat sipil dan lembaga-lembaga donor dan internasional di Indonesia serta lembaga usaha dan komunitas dengan dukungan penuh dari Forum Pengurangan Risiko Bencana Provinsi Bali (FPRB Bali).

Baca Juga:  Menteri PKP Respons Positif, Gubernur Koster Optimis 32 Ribu Rumah Layak Huni di Bali Rampung dalam Lima Tahun

Hadir juga pada peresmian RRI antara lain Kepala BNPB Suharyanto, Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Sukawati, Sekretaris BNPB Lilik Kurniawan, utusan dari Kedubes Australia, USAID dan UNDP serta penggiat kebencanaan dari berbagai organisasi.

Dalam sambutan singkat, Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati mengucapkan terima kasih kepada BNPB atas terlaksananya kegiatan RR-I di Pulau Dewata Bali. Wagub Oka Artha Ardana mengatakan bahwa kegiatan pengurangan risiko bencana yang dikemas melalui wadah RR-I sudah selayaknya dilaksanakan, mengingat Bali memiliki tingkat kerawanan bencana yang tinggi.

Baca Juga:  Angkat Tema "Nila Angsana", Jung Sas Bawakan 10 Desain pada Event Adi Warna Wastra Loka

Di sisi lain, Bali menjadi magnet wisata dunia dengan memperhatikan faktor keamanan dan keselamatan menjadi salah satu bagian yang penting. Artha Ardana berharap melalui kegiatan RR-I dapat meningkatkan kepercayaan dunia terhadap Indonesia, khususnya pariwisata Bali sebagai penyumbang devisa negara.

“Saya mengapresiasi dan berterima kasih kepada BNPB atas terselenggaranya Rumah Resiliensi Indonesia di Bali. Karena ini akan menunjukkan praktik penanggulangan bencana yang tentunya akan memiliki manfaat bagi pariwisata di Bali. Mari kita sampaikan praktik baik penanggulangan bencana ini kepada dunia, ” katanya.

Lokasi panggung RR-I yang berada di Art Buliding Bali Collection hanya berjarak kurang lebih 500 meter dari tempat utama penyelenggaraan Global Platform for Risk Reduction (GPDRR) 2022. Selama satu pekan ke depan akan digelar 90 mata acara terkait penanggulangan bencana dan resiliensi.

Baca Juga:  Tandatangani Prasasti, Bupati Hadiri Karya Dewa Yadnya di Pura Desa dan Bale Agung Desa Adat Kuta

Dalam gelaran itu akan ada diskusi, talk show, demo ketangguhan bencana hingga penampilan seni budaya. Acara tersebut dibuka untuk umum mulai tanggal 23-28 Mei 2022, tidak dipungut biaya dan tidak membutuhkan kartu ID khusus untuk masuk ke area venue.*BWN-03

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR