Denpasar, baliwakenews.com
Armand Setiawan atau yang akrab disapa Armand Joger terpilih sebagai Ketua Umum Pengprov Federasi Olahraga Karate-do Indonesia (FORKI) Bali periode 2022-2025. Armand Joger meraih 10 suara dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) FORKI Bali, Selasa (26/4) di Sanur, Denpasar.
Armand bertarung tak sendiri di Musprov. Ia melawan Anak Agung Ngurah Sutha. Namun Armand lebih banyak mendapat dukungan, dibanding Anak Agung Ngurah Sutha yang hanya meraih lima suara.
Armand Setiawan usai Musprov mengakui jika tantangan dibawah kepemimpinannya akan semakin berat. “Kalau standarnya PON, memang tantangannya cukup berat. Ada beberapa andalan kami yang sudah memasuki batasan usia di PON,” ucapnya.
Memang ada beberapa karateka andalan Bali yang sudah tidak bisa lagi bertarung di PON mendatang seperti Cok Istri Agung Sanistyarani. Regenerasi menurut Armand Joger harus dilakukan dengan maksimal mulai sekarang.
“Kaderisasi sekarang masih berjalan dengan baik. Tapi kemarin sedikit terkendala dua tahun karena pandemi Covid-19. Jadinya kejuaraan-kejuaraan sedikit berkurang. Inilah pekerjaan berat kami dan kami harus bisa bekerja keras dalam satu tahun kedepan,” terangnya.
Ia berharap ke depan, semua pengurus harus terlibat. Jangan hanya papan namanya saja yang terpampang di kepengurusan. Terkait kaderisasi pelatih, mantan Wakil Ketum Pengprov FORKI Bali tersebut ingin ada banyak pelatih yang memiliki sertifikasi level nasional. Itu menjadi tugas lain dari pengurus FORKI provinsi, kabupaten/kota, dan perguruan di Bali. “Kami harus berpikir strategis juga. Semakin banyak pelatih, tentu semakin bagus kan. Tapi sekarang untuk menentukan kuota pelatih di PON misalnya ada di KONI Bali,” tutupnya.
Sementara Ketum KONI Bali IGN Oka Darmawan saat diwawancarai menilai kepengurusan Pengprov FORKI Bali yang baru akan memiliki tantangan yang cukup berat di PON XXI/2024, Aceh-Sumut. “Siapapun yang menjadi ketum terpilih, tugasnya pasti berat. di PON Papua, sudah dapat dua emas. Minimal kedepannya bisa lebih dari itu,” ucapnya. BWN-06

































