Tabanan, baliwakenews.com
Pura Jero Taksu yang terletak di Desa Wongaya Gede, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, disatroni oleh kawanan pencuri. Peristiwa ini pertama kali diketahui pada Rabu (6/11) pagi oleh Jro Mangku setempat, I Made Astawa, yang datang untuk bersih-bersih dan melaksanakan persembahyangan.
Menurut informasi yang dihimpun, pelaku pencurian mengambil uang yang disimpan dalam kotak sesari yang biasanya terikat di tiang kayu pura. “Pelaku mengambil uang di kotak sesari. Kami sudah melaporkan kejadian ini ke Polsek Penebel dan pihak kepolisian tengah memburu pelaku,” ujar sumber yang enggan disebutkan namanya, Kamis (7/11).
I Made Astawa, yang tiba di pura sekitar pukul 07.30, mendapati kotak sesari yang biasa terikat pada tiang kayu pura hilang. Kotak tersebut tidak dilengkapi dengan pengamanan yang lebih kuat, hanya terikat dengan kawat, sehingga memungkinkan pelaku untuk mencurinya. “Setelah mencari di sekitar area pura, saya tidak menemukan kotak tersebut,” kata Jro Mangku Astawa.
Diduga, uang yang hilang dalam kotak sesari tersebut sekitar Rp 300.000. Jro Mangku Astawa terakhir kali membuka kotak tersebut pada bulan September 2024. Polisi yang menerima laporan segera mendatangi lokasi kejadian dan melakukan penyelidikan. Hasilnya, kotak sesari yang hilang ditemukan sekitar 10 meter dari pura, tergeletak di bawah pohon bambu. Kotak tersebut kemudian diamankan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, termasuk pengambilan sidik jari sebagai bagian dari proses penyelidikan.
Pihak kepolisian menduga pelaku memanfaatkan kelengahan karena pintu pura yang tidak terkunci serta kotak sesari yang hanya diikat dengan kawat. Faktor lain yang diduga memudahkan aksi pencurian ini adalah lokasi pura yang terpencil, jauh dari pos penjagaan Pura Luhur Batukaru, serta tidak adanya sistem pengawasan seperti kamera CCTV di sekitar pura.
Kapolsek Penebel, AKP I Gusti Kade Alit Mudiarsa, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima laporan mengenai pencurian tersebut. “Kasus ini masih kami dalami dan anggota sudah turun memeriksa lokasi kejadian,” ujarnya.
Pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan mencegah kejadian serupa di masa mendatang. BWN-01

































