PTM di SMPN 2 Kuta Ditiadakan  

Iklan Home Page

Kuta, baliwakenews.com
Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di SMPN 2 Kuta terpaksa ditiadakan untuk sementara waktu. Hal ini setelah dua siswa di sekolah tersebut dinyatakan positif Covid 19. Kasatgas Penanggulangan Covid 19 Kecamatan Kuta, Made Agus Suantara, dikonfirmasi Rabu (16/1) malam membenarkan hal tersebut. Menurut Kasatgas yang juga Sekcam Kuta tersebut, awalnya memang 1 orang dinyatakan positif. Namun setelah dilakukan tracking terhadap rekan kelas siswa tersebut ditemukan 1 orang lagi siswa yang positif. “Satu orang siswa asal Denpasar sudah diisolasi terpusat di Denpasar sedangkan 1 siswa lainnya kini diisolasi terpusat di Bakung Beach, Kuta,” ujar De Agus.

Baca Juga:  Dari Pelantikan FKBN Provinsi Bali, Kesadaran Bela Negara Penting Bagi Pertahanan Negara

Menyikapi hal ini, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan melalui Kepala Puskesmas Kuta II dan Ketua Komite SMPN 2 Kuta. Dimana hasilnya untuk sementara Pembelajaran Tatap Muka (PTM) ditiadakan sementara. “Rencananya dalam 5 hari ke depan, akan kembali dilakukan tracing, kalau hasilnya negatif maka PTM akan kembali dilaksanakan,” jelas Sekcam asal Kuta tersebut.

Hal senada disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Badung, I Gusti Made Dwipayana. Menurutnya dari hasil tracking yang dilaksanakan pada Selasa (25/1) memang ditemukan 1 siswa hasilnya positif. “Iya satu siswa hasilnya positif. Selanjutnya sudah ditindaklanjuti oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Badung,” sebutnya sembari menambahkan mengacu akan kondisi tersebut pembelajaran di SMPN 2 Kuta dilakukan daring. Dimana daring yang rencananya berhakhir sampai (27/1) terpaksa diperpanjang lagi karena adanya penambahan 1 siswa yang positif covid-19 teraebut. “Dari hasil koordinasi dengan Dinas kesehatan, Pembelajaran Tatap Muka (PTM) belum bisa kami laksanakan. Bahkan pembelajaran daring waktunya kembali kita tambah 5 hari ke depan,” bebernya.

Baca Juga:  Lansia Diharapkan Jadi Subjek, Bukan Hanya Objek Pembangunan

Untuk pembelajaran daring ini, kata dia guru di SMPN 2 Kuta bisa melaksanakan dari rumah. Karena dia menilai proses daring baik dari sisi sarana dan prasarana SMPN 2 Kuta sudah memadai. “Termasuk siswa juga siap dalam melaksanakannya,” imbuhnya sembari menambahkan kalau penundaan PTM sebagai salah satu suatu upaya antisipasi mencegah agar tidak ada cluster di sekolah. “Ke depan kami akan bekoordinasi kembali dengan Dinas Kesehatan maupun Satgas Covid-19. Jelang pembelajaran PTM berlangsung akan kita kaji ulang lagi,” pungkasnya. BWN-04

Baca Juga:  BKPSDM Badung Gelar Rakor Kepegawaian Tahun 2025, Komitmen Tingkatkan Layanan terhadap Pegawai

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR