Kutuh, baliwakenews.com
Pandemi covid-19 telah berdampak pada terpuruknya berbagai sektor. Salah satunya yang paling terdampak adalah sektor pariwisata. Namun ada yang menarik, mesti dalam suasana Pandemi keberadaan Koperasi ternyata masih bisa bertumbuh walaupun tidak banyak. Seperti yang dialami Koperasi Pandawa Desa Kutuh. Hal ini disampaikan Ketua Pengurus Koperasi Pandawa, Wayan Sukena ditemui di sela-sela Rat Koperasi tersebut, Jumat (12/2).
Sukena memaparkan, kondisi pandemi covid 19 memang sangat berpengaruh pada Koperasi yang dikelolanya bersama pengurus lainnya. Namun demikian dia mengaku bersyukur meski target tidak tercapai koperasi Pandawa masih bisa tumbuh 11 persen. Hal ini kata dia tidak terlepas dari loyalitas anggotanya yang setia memanfaatkan keberadaan koperasi tersebut.
Pihaknya bersama pengurus senantiasa memotivasi dan memberikan apresiasi atas peran aktif anggotanya selama ini. Selain itu, meski di tengah pandemi pihaknya bersama pengurus tetap berinovasi membuat terobosan. Salah satunya adalah meluncurkan progam Mobile Banking atau Mobile Koperasi untuk anggota yang diluncurkan saat RAT tersebut. Dengan begitu akan ada kemudahan bagi anggota untuk bertransaksi dari rumah. Ke depan dia berharap keaktifan anggota yang masih didominasi oleh beberapa bisa meningkat ke anggota lainnya. Apalagi berbagai bantuan atau kontribusi yang diberikan selama pandemi sudah diberikan sehingga keaktifan anggota akan meningkat. “Untuk ke depan dalam siatuasi seperti ini kami targetkan bisa bertumbuh sekitar 5 persen,” ujar Sukena.
Adapun Kontribusi yang didapatkan oleh anggota ada berupa uang dan beras tergantung keaktifan. Dimana kalau diuangkan total yang didapat anggota Rp 1.100.000 di luar SHU yang dimasukan ke rekening masing masing setelah RAT. Pertumbuhan Koperasi Pandawa ini mendapat apresiasi dari Kadis Koperasi, UKM dan Perdagangan Kab. Badung, Made Widiana dan Ketua Dekopinda Badung, Wayan Reta yang hadir dalam RAT tersebut. “Ini luar biasa, bisa bertumnuh di tengah pandemi. Walau tidak sesuai target karena situasi bisa dimaklumi. Kalau dari gambarannya Koperasi ini segar dan bugar,” ujar Pejabat asal Kedonganan tersebut.
Pihaknya meyakini dengan terlaksananya RAT tersebut koperasi pandawa sudah taat asas. Dia berperan Pengelolaan koperasi mohon dalam mengelola administrasi kepada pengurus agar senantiasa melengkapi dokumen-dokumen. Sedangkan ke anggota diharapkan aktif akan kewajiban sebagai anggota. “Jangan hanya menuntut SHU tapi juga harus aktif melakukan kewajiban,” sarannya.
Apresiasi senda disampaikan Ketua Dekopind Badung, Wayan Reta. Dia mengapresiasi karena di tengah situasi pandemi dan tantangan berat koperasi yang dihadapi, Koperasi Pandawa masih bisa berkembang dan memberi manfaat ke anggotanya. Setelah disampaikan laporan pertangungjawaban pengurus dan pengawas, perwakilan anggota yang hadir dalam RAT tersebut secara aklamasi menerima LPJ yang disampaikan pengurus. BWN-04
































