Mangupura, baliwakenws.com
Komisi IV DPRD Badung memberikan apresiasi terhadap program beasiswa yang diluncurkan Pemerintah Kabupaten Badung. Program tersebut dinilai menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) generasi muda sekaligus meringankan beban ekonomi keluarga berpenghasilan rendah.
Ketua Komisi IV DPRD Badung, Nyoman Graha Wicaksana, mengatakan kebijakan yang digagas Bupati Badung tersebut merupakan bentuk keberpihakan pemerintah terhadap dunia pendidikan. Menurutnya, beasiswa yang menyasar mahasiswa dari keluarga dengan penghasilan di bawah Rp 5 juta per bulan akan membuka akses pendidikan tinggi yang lebih luas bagi masyarakat lokal Badung. “Program ini sangat bagus. Kami sangat mengapresiasi kebijakan Bupati Badung dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia generasi muda. Beasiswa ini akan membantu meringankan beban biaya pendidikan anak-anak didik kita, khususnya warga lokal Badung,” ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telefon, Selasa (30/6)
Graha menilai manfaat program tersebut tidak hanya sebatas mencetak lulusan perguruan tinggi. Kehadiran SDM yang lebih terdidik dan terampil diyakini akan meningkatkan daya saing masyarakat Badung di dunia kerja maupun dunia usaha. Menurut dia, para penerima beasiswa tidak harus berorientasi menjadi aparatur pemerintah setelah lulus. Mereka juga memiliki peluang besar menjadi wirausaha yang mampu menciptakan lapangan pekerjaan baru. “Dengan semakin banyak tenaga terdidik dan tenaga terampil, daya tawar masyarakat Badung akan meningkat. Setelah selesai kuliah mereka tidak harus bekerja di pemerintah, tetapi juga bisa menjadi entrepreneur yang nantinya mampu menggerakkan perekonomian di daerah masing-masing,” katanya.
Selain mengapresiasi program beasiswa, Graha juga menilai sejumlah program prioritas pasangan Bupati dan Wakil Bupati Badung telah direalisasikan sesuai komitmen politik yang disampaikan kepada masyarakat. Di antaranya bantuan hari raya, program kredit usaha rakyat (KUR), hingga beasiswa pendidikan. “Selama ini program-programnya sudah berjalan baik. Tentu dalam pelaksanaannya selalu ada evaluasi dan perbaikan, itu hal yang lumrah. Yang terpenting, komitmen politik pasangan Adi Cipta sudah mulai direalisasikan dan bermuara pada peningkatan kesejahteraan serta kebahagiaan masyarakat Badung,” tegas Graha Wicaksana.
Terkait pengawasan program beasiswa, Graha menjelaskan DPRD akan menjalankan fungsi pengawasan sesuai mekanisme yang berlaku. Pengawasan dilakukan melalui rapat kerja dan rapat pengawasan bersama organisasi perangkat daerah (OPD) yang menjadi leading sector pelaksana program. Karena program beasiswa masih tergolong baru, Komisi IV akan menjadwalkan rapat kerja dengan OPD terkait guna memastikan pelaksanaan berjalan sesuai ketentuan dan tepat sasaran. Komisi IV, lanjutnya, juga akan terus membangun sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Badung agar seluruh program prioritas di bidang pendidikan dapat terlaksana secara optimal serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. “Pengawasan tentu menjadi fungsi DPRD. Kami akan melakukan rapat kerja dengan perangkat daerah yang menangani beasiswa. Evaluasi pasti akan dilakukan agar pelaksanaan program berjalan baik, tepat sasaran, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkas Graha. BWN-05
































