Badung, Baliwakenews.com
Guna memproteksi para atlet volinya untuk Porprov Bali 2022 mendatang, Pengkab Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Badung menerapkan aturan sangat ketat dan juga sanksi tegas jika dilanggar. Langkah itu dilakukan agar atlet disiplin dan tak bisa mencuri-curi kesempatan bermain di event voli gala desa atau turnamen sejenisnya.
Ketua Umum Pengkab PBVSI Badung, Agung Bagus Kade Kusimantara didampingi Binpres, I Nyoman Gede Gendara, Rabu (7/9) menjelaskan jika nantinya ada pemain voli baik indoor maupun outdoor kedapatan bermain di luar program PBVSI Badung, pemain bersangkutan langsung dicoret dari tim Porprov. Bahkan selain itu, uang saku atau gaji yang pemain dapat selama mengikuti proses latihan baik desentralisasi maupun sentralisasi wajib dikembalikan.
“Itu yang kami terapkan agar pemain tidak main kucing-kucingan dan bermain di event pordes atau gala desa tanpa sepengetahuan pengurus. Yang kami khawatirkan adalah rentannya cedera, karena Porprov sudah dekat dan kami di Badung memiliki target yang tidak main-main di Porprov nanti,” tegas Kusimantara diamini Gendara.
Apalagi bulan depan tim indoor putra dan putri Badung akan tampil sebagai wakil Bali dalam ajang Kejurnas Livoli Divisi I di Tabanan. Sehingga kesiapan fisik dan mental harus dijaga agar tidak terforsir dan latihan bisa dilakukan dengan matang. Bahkan event gala desa yang ada di Badung untuk sementara ini di stop sementara dan dilanjutkan usai perhelatan Porprov Bali nanti. Sanksi tersebut menurut keduanya mutlak dan wajib diikuti pevoli baik voli indoor dan outdoor. “Total pevoli Badung adalah 28 orang, 16 di indoor putra dan putri serta 12 di voli pasir putra dan putri juga. Semuanya sudah definitif dan tinggal menunggu entry by name saja,” tandas Kusimantara. BWN-06

































