Denpasar, baliwakenews.com
Aparat Polsek Denpasar Utara (Denut) memastikan kematian I Nengah Agus (56) di kawasan Tukad Beji Candraaditya Grembengan, Banjar Denyeh, Peguyangan Kaja, akibat kecelakaan. Pria asal di Jalan Sentanu, Banjar Benbiu, Desa Peguyangan Kaja, itu diduga terpeleset saat berjalan di atas pasangan batu yang licin, Sabtu (11/1) sore.
Jasad I Nengah Agus ditemukan dengan kondisi luka-luka di tepi sungai. Saat itu korban terkapar mengenakan kaos pendek merah, celana panjang coklat, dan jas hujan biru, sekitar pukul 15.00. “Belum diketahui tujuan korban menuju lokasi kejadian. Jalan di kawasan Tukad Beji (TKP) sangat licin karena turun hujan seharian,” kata Kasi Humas Polresta Denpasar AKP Ketut Sukadi, pada Minggu (12/1).
Berdasarkan keterangan istri korban, lanjut Sukadi, yakni Ni Nyoman Budiasih (52). Suaminya keluar rumah tanpa pemberitahuan, sekitar pukul 12.00. “Istri korban baru mengetahui kejadian tersebut sekitar pukul 15.00, dari seorang warga yang mengatakan suaminya jatuh dan meninggal dunia di kawasan Tukad Beji,” ucapnya.
Menurut Sukadi, jasad korban awalnya ditemukan oleh dua orang pemancing. Awalnya saksi mengira jasad korban boneka. Setelah didekati oleh saksi, ternyata seorang pria yang posisi tubuhnya telungkup.
Untuk memastikan kematian korban, petugas Inafis Polresta Denpasar melakukan identifikasi. Dan ditemukan beberapa luka di jasad korban. Yakni, luka robek di pelipis kiri, luka robek di bagian kepala kiri, luka lecet pada dahi, dan luka lecet di jari kelingking kiri serta kanan. “Pihak keluarga memutuskan untuk tidak melakukan otopsi terhadap jasad korban. Mereka juga menyatakan bahwa kejadian ini adalah sebuah musibah dan tidak ada pihak lain yang terlibat dalam kejadian tersebut,” tegas Sukadi. BWN-01































