Polisi Temukan Kejanggalan Terkait Tewasnya Mantan Bupati Jembrana

Iklan Home Page

Denpasar, baliwakenews.com

Tim gabugan Polda Bali dan Polresta Denpasar belum bisa memastikan penyebab tewasnya mantan Bupati Jembrana, Drs. IB. Ardana (84) bersama istrinya A.A.A Sri Wulandari Trisna S.H (64). Perkembangan teranyar kasus tersebut, polisi memastikan keduanya tewas akibat cairan yang ditemukan di rumah kedua korban di Jalan Gurita IV No.6, Sesetan, Denpasar Selatan.

Baca Juga:  Kejari Badung Serahkan Uang Pengganti Korupsi Air Bersih yang Rugikan Negara Rp1,1 Miliar

Meski demikian, aparat masih memperdalam keterangan saksi baru dan kembali menganalisa CCTV di sekitar TKP. Serta mengecek komputer kerja korban dan meminta riwayat GPS mobil milik rental yang sempat dipesan korban, sebelum akhirnya ditemukan tewas. “Selanjutnya akan dilakukan gelar perkara,” kata Kabid Humas Polda Bali Kombes Jansen Avitus Panjaitan, Jumat (30/8).

Baca Juga:  Rugikan Negara Rp 180 Juta, Kanwil DJP Bali Serahkan Tersangka Penggelapan Pajak ke Kejari Tabanan

Lebih lanjut dikatakan Jansen, berdasarkan hasil pemeriksaan Lab Toksikologi Labfor Polda Bali terhadap kedua jasad korban, tidak ditemukan bahan senyawa berbahaya di beberapa cairan yang ditemukan di dalam kamar korban.

Menurut Jansen, hingga kini Polresta Denpasar telah memeriksa 26 saksi, mengirimkan SP2HP awal kepada pihak keluarga, sekaligus menunggu hasil autopsi. Agar selanjutnya dapat ditingkatkan ke penyidikan atau tidak.

Baca Juga:  Pemancing Tewas Tenggelam di Kolam Bekas Galian Pertokoan Grand Sudirman 

Sebelumnya, kedua jasad korban ditemukan pada Kamis 8 Agustus 2024 sekitar pukul 22.16, di dalam rumahnya Jalan Gurita IV No 6, Sesetan, Denpasar Selatan. BWN-01

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR