Pilkada Gairahkan Ekonomi, KPU Harapkan Pangadaan APD Gandeng Pengusaha Lokal

Iklan Home Page

Denpasar, baliwakenews.com

Pengadaan Alat Pelindung Diri (APD) dalam Pilkada serentak tahun 2020 pada Desember mendatang, menjadi momentum untuk menggairahkan ekonomi masyarakat. Peluang itu muncul dari pengadaan APD seperti masker, sanitasi tangan, pelindung wajah atau lainnya.

Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bali, Dewa Agung Gede Lidartawan mengaku setuju Pilkada dapat memberi multiplayer efek, atau dampak ganda. Selain menggairahkan ekonomi nasional, juga berdampak positif kepada ekonomi lokal.

Untuk itu, ia mendorong agar pengusaha lokal dapat mengambil peluang. “Ini peluang bisnis. Ya sambil bekerja di rumah kan bisa menghasilkan. Pengaktifan Pilkada juga salah satu penggerak ekonomi rakyat,” ujarnya saat diwawancarai Jumat (5/6).

Baca Juga:  Sekretariat DPRD Provinsi Bali Mengucapkan Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1947 & Idul Fitri 1446 H

Agar mampu menggairahkan ekonomi lokal, ia berharap pengadaan APD dapat diseleksi di tingkat provinsi masing-masing yang menyelenggarakan Pilkada serentak. Dengan begitu, tidak saja ekonomi secara nasional bergerak, namun juga di daerah.

Dalam praktiknya, bukan berarti seleksi pemenang tender sesuai kehendak KPU. Mencegah pandangan negatif dari masyarakat kepada KPU, Lidartawan berharap ada panduan yang juga dalam rangka mencegah praktik korupsi.

Baca Juga:  Rumah Sepeda Indonesia Hadir di Bali Gairahkan Olahraga Bersepeda

“Boleh mekanismenya dipermudah, tapi tidak menyebabkan teman-teman kita terjerat korupsi,” ungkapnya, didampingi Ketua KPU Denpasar, Wayan Arsa Jaya. Terhadap dampak dalam rangka menggairahkan ekonomi, Lidartawan berharap pengusaha lokal bisa menyediakan APD sesuai standar KPU.

“Kalau mungkin kita bisa kerjasama dengan asosiasi tukang jahit misalkan, bagusnya begitu,” imbuh pejabat asal Bangli ini. Ia menambahkan, selain pengadaan APD, bergairahnya ekonomi juga didukung karena sekitar 10.000 penyelenggara di luar KPU, seperti petugas ad hoc, akan mendapatkan gaji.

Baca Juga:  Gubernur Koster: Dulu Larangan Plastik Kresek Ditolak, Sekarang Terbiasa Bawa Tas Belanja Sendiri

Menurutnya, keterlibatan masyarakat sebagai petugas dalam pelaksanaan Pilkada ini merupakan padat karya, yang memberi ruang kepada rakyat untuk mendukung kesuksesan demokrasi dalam melahirkan pemimpin. Menurutnya, ini lebih baik daripada memberi bantuan kepada masyarakat secara cuma-cuma yang berpotensi tidak tepat penggunaan. BW-06

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR