Percepat Penanganan Sampah Kiriman Pemkab Disarankan Gunakan Anggaran Perubahan

Iklan Home Page

Legian, baliwakenews.com

Kendala dalam menghadapi sampah kiriman yang membludak salah satunya karena keterbatasan alat. Terkait hal ini, Pemkab Badung disarankan menggunakan dana tak terduga dialokasikan dari dana peruabahan. Saran ini diungkapkan Mantan Anggota DPRD Badung asal Legian yang juga Ketua LPM Legian, Wayan Puspanegara Rabu (27/1).

kendala yang dihadapi dengan panjang Pantai Legian 1,6 km kata Puspanegara tentu kekurangan alat berat mengatasi volume sampah yang banyak. Dimana paling tidak diperlukan sekitar 4 alat berat sejenis loader dan 1 escavator. Sedangkan di Seminyak sekitar 4 dan Kuta 8 alat berat karena pantainya lebih luas. “Ini harus menggunakan anggaran tak terduga,” ujarnya.

Baca Juga:  Napak Tilas dan Tabur Bunga di Monumen Carangsari

Pihaknya di LPM Legian bersama Pelaku usaha yang tergabung dalam Legian Business association (LBA) dan warga setiap hari rutin melakukan aksi bersih-bersih di Pantai. Dimana kegiatan dimulai pukul 7.00 hingga 8.30 Wita. Sedangkan Hari Minggu dilakukan keroyokan secara bersama-sama. “Kami sudah buatkan jadwal sehingga dilakukan bergiliran dan berkelanjutan,” ujarnya.

Namun di sisi lain volume sampah yang datang cukup banyak sedangkan peralatan yang ada masih terbatas sehingga diperlukan tambahan peralatan di lapangan. Oleh karenanya dia menyarankan agar dialokasikan anggaran khusus untuk penanganan sampah kiriman yang datang setiap tahun ini. Apakah hal ini sudah dikoordinasikan dengan Dinas terkait? Puspanegara mengatakan kalau koordinasi sudah dilakukan. Hanya saja untuk proses pengadaan alat ini mekanismenya cukup panjang dan melalui Musrenbang serta tahapan lainnya. Karena itu dia menyarankan agar Pemkab memanfaatkan anggaran perubahan untuk pengadaan peralatan yang dibutuhkan.  Sebab Di sisi lain, dia juga menyinggung untuk di pantai memang menjadi kewenangan Kabupaten, namun 1 sampai 12 mil merupakan kewenangan Propinsi. “Harusnya di laut merupakan kewenangan propinsi kaitannya dengan kewenangan kawasan pesisir. Sampai saat ini peran propinsi kan tidak berjalan. Kabupaten kan sudah berjuang, nah kalau propinsi juga berperan misalnya memasang cantrang di laut, kan jadi lebih ringan,” ujarnya. BWN-04

Baca Juga:  Dari Melbourne, Jejak Michelin, hingga Atap Kuta, Chef Ashley Garvey Hadirkan Babak Baru Kuliner di MAMAKA by Ovolo

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Nyepi Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemprov. BaliIklan Nyepi Pemprov. BaliIklan BWNIklan Nyepi PDAM BadungIklan Nyepi DPRD Badung Iklan UNWAR