Pecatu Segera Nikmati Layanan Air Bersih 24 Jam Lewat Pipa Bawah Laut

Iklan Home Page

Mangupura, baliwakenews.com

Pemerintah Kabupaten Badung melalui Perumda Air Minum Tirta Mangutama resmi memulai pembangunan jaringan distribusi pipa bawah laut dari Instalasi Pengolahan Air (IPA) Estuari menuju kawasan Nusa Dua. Peletakan batu pertama dilakukan pada Kamis (11/9) oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa dan dihadiri Sekda Badung Ida Bagus Surya Suamba, perwakilan BPKP Provinsi Bali, perwakilan Kejaksaan Negeri Bali, anggota DPRD Badung Made Sumerta, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Bali Made Rentin, serta sejumlah instansi terkait.

Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Mangutama, Wayan Suyasa, mengatakan proyek ini merupakan langkah strategis untuk menjawab keluhan masyarakat terkait keterbatasan suplai air bersih, khususnya di wilayah Kuta Selatan. Pipa berdiameter 800 mm sepanjang 7,7 kilometer ini akan dipasang melintasi laut hingga Nusa Dua.

Baca Juga:  Peringati Hari Sumpah Pemuda, Bawaslu Badung “Open House” untuk Organisasi Kepemudaan

“Target suplai awal sebesar 350 liter per detik dan kami optimis bisa menjadikan pelayanan air bersih di selatan 24 jam penuh,” ujarnya didampingi Dirtek, I Made Suarsa dan Dirum, Made Sugita.

Pemasangan pipa bawah laut ini dikerjakan melalui kerja sama dengan PT Tiara Cipta Nirwana yang berpengalaman dalam proyek serupa, salah satunya di Gili Trawangan. Proyek ditarget rampung dalam enam bulan, meski optimisme penyelesaian lebih cepat juga dikedepankan.

Baca Juga:  Sekda Adi Arnawa Pimpin HLM Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah

Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menegaskan pemerintah daerah serius mengawal proyek vital ini. Ia bahkan meminta pihak ketiga untuk membuktikan kesanggupan mempercepat penyelesaian.

“Kalau bisa bukan enam bulan, tapi tiga bulan sudah harus selesai. Saya ingin akhir Desember masyarakat Pecatu sudah tidak lagi berpikir soal sulitnya air bersih. Ini harus benar-benar dibuktikan,” tegasnya.

Baca Juga:  Pantai Sekeh Jadi “Tempat Berlabuh” Sampah Kiriman, Lebih 2 Ton Menumpuk Ancam Lingkungan Pesisir Kuta

Bupati menambahkan, keberhasilan proyek ini tidak hanya menjamin akses air bersih bagi warga Badung Selatan, namun juga akan mendongkrak potensi pendapatan asli daerah (PAD) seiring bertambahnya konsumen air minum.

Dengan dimulainya pembangunan pipa bawah laut ini, harapan masyarakat Kuta Selatan, khususnya di Pecatu, untuk mendapatkan layanan air bersih 24 jam penuh dipastikan semakin dekat. BWN-05

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Nyepi Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemprov. BaliIklan Nyepi Pemprov. BaliIklan BWNIklan Nyepi PDAM BadungIklan Nyepi DPRD Badung Iklan UNWAR