Mangupura, baliwakenews.com
Mantan Penjabat (Pj) Bupati Badung era 2005, Dr. I Wayan Subawa, SH., MH., meninggal dunia di RS Siloam Denpasar pada Kamis malam (30/4). Almarhum berpulang akibat penyakit jantung, meninggalkan duka mendalam bagi jajaran birokrasi dan masyarakat Bali.
I Wayan Subawa dikenal sebagai figur birokrat senior dengan rekam jejak panjang dalam pemerintahan. Ia pernah menjabat sebagai Pj Bupati Badung pada masa transisi, yakni 9 Maret hingga 5 Agustus 2005, menggantikan Bupati Anak Agung Ngurah Oka Ratmadi sebelum estafet kepemimpinan dilanjutkan oleh Anak Agung Gde Agung.
Selain itu, almarhum juga pernah menduduki posisi strategis sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Badung, Pj Sekda, serta Asisten I Tata Praja Sekwilda Badung. Kiprahnya juga tercatat di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Badung hingga Pemerintah Kabupaten Tabanan.
Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Badung, Made Suardita, membenarkan kabar duka tersebut. “Kami turut berduka cita yang mendalam. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujarnya.
Di luar birokrasi, I Wayan Subawa juga aktif dalam kehidupan adat dan sosial. Ia menjabat sebagai Bandesa Adat Pagan di wilayah Yangbatu, Denpasar Timur. Peran ini menunjukkan konsistensinya dalam menjaga nilai-nilai budaya Bali di tengah dinamika pembangunan.
Dalam ranah politik, almarhum sempat dipercaya sebagai Ketua Dewan Pertimbangan DPD Partai Golkar Provinsi Bali periode 2024–2025. Keterlibatannya di berbagai bidang memperlihatkan kapasitasnya sebagai sosok pemimpin yang berpengalaman dan berintegritas.
Almarhum merupakan lulusan Fakultas Hukum Universitas Udayana tahun 1981. Sepanjang kariernya, ia dikenal sebagai birokrat yang berdedikasi dan memiliki kontribusi nyata dalam mendorong pembangunan daerah, khususnya di Kabupaten Badung.
I Wayan Subawa meninggalkan seorang istri dan tiga anak, yakni Ni Nyoman Ismayani, I Gede Dwi Purnama Putra, dan Ni Putu Ita Wulandari. Ucapan belasungkawa terus mengalir dari berbagai kalangan. Salah satunya disampaikan Made Sutama, mantan Kepala Bapenda Badung. “Turut berduka cita atas berpulangnya Bapak Dr. I Wayan Subawa. Semoga mendapatkan tempat terbaik dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan,” ucapnya.
Kepergian I Wayan Subawa menjadi kehilangan besar bagi Bali, khususnya Kabupaten Badung. Jejak pengabdiannya, baik sebagai Pj Bupati Badung era 2005 maupun dalam berbagai posisi strategis lainnya, akan tetap dikenang sebagai bagian penting dalam perjalanan pembangunan daerah. BWN-05


































