Mangupura, baliwakenews.com
Vakum selama dua tahun akibat pandemi Covid-19, Pawai dan Lomba Sedang Barong Festival III kembali digelar, Kamis (22/12). Perlombaan dan pentas seni yang diikuti oleh lembaga pendidikan serta masyarakat umum itu, diharapkan mampu menjadikan Desa Sedang, Abiansemal, Badung sebagai Desa Wisata yang dikenal masyarakat luas.
Pawai yang diikuti belasan sekha beleganjur dan barong tersebut disambut antusias masyarakat Desa Sedang. “Kami ingin meningkatkan kreasi dan aktivitas seni masyarakat Desa Sedang yang telah vakum sejak dua tahun yakni 2019 akibat pandemi,” kata Ketua Panitia Pawai dan Lomba Sedang Barong Festival, Putu Gede Hendrawan.
Hendrawan berharap, digelarnya festival seni dan budaya ini bisa menginisiasi anak-anak muda melakukan kegiatan positif. Termasuk melestarikan tradisi kesenian Bali. “Untuk menambah semangat para peserta, kegiatan ini kami lombakan dengan tiga kategori. Yaitu, tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan kategori umum,” ucapnya.
Selain itu, sambung Hendrawan, melalui festival ini diharapkan bisa mengangkat potensi-potensi yang ada di Desa Sedang. “Banyak potensi yang bisa diangkat untuk menjadikan Desa Sedang sebagai desa wisata. Misalnya, disini ada tiga beji atau tempat melukat yang dapat dijadikan wisata religi atau spritual. Serta 60 persen Desa Sedang merupakan lahan hijau bisa dikembangkan menjadi wisata berbasis pertanian dan jalur tracking. Termasuk wisata seni dan budaya seperti yang kami lakukan hari ini,” tegasnya. BWN-01


































