Kedonganan, baliwakenews.com
Aktivitas nelayan di Pantai Kedonganan, Kamis (20/4) terpantau berbeda dari bisanya. Nelayan yang biasanya ramai melaut terlihat lebih sepi. Hal ini dikarenakan para nelayan kedonganan banyak yang pulang mudik untuk merayakan libur Hari Raya Idul Fitri. Nelayan yang biasanya ramai lalu lalang bongkar muat terlihat tidak begitu banyak. “Ya pak memang sebagian nelayan sudah pulang karena hari raya,” ujar salah seorang nelayan, Samsul yang mengaku akan mudik pada malam ini.
Hal ini menurutnya sudah biasa ketika liburan lebaran tiba. Banyaknya nelayan yang mudik berdampak pada naiknya harga ikan di pasaran. Sebab pasokan ikan menjadi berkurang dari biasanya. Naiknya harga ikan ini diungkapkan salah seorang pedagang olahan ikan laut, Made Gondawati.
Menurut Gonda sejak beberapa hari ini harga ikan memang mulai naik dari biasanya. Dia mencontohkan ikan Kenyer yang biasanya dijual Rp 30 sampai 35 ribu per kiligram naik menjadi Rp 50 Ribu.
Demikian juga beberapa jenis ikan lainnya yang mulai terbatas sehingga harganya melonjak. “Ini biasa sih terjadi saat Hari Raya Lebaran karena banyak nelayan yang pulang mudik,” ujar penjual nasi campur khusus lauk ikan yang terkenal di Kedonganan ini.
Biasanya kata dia kondisi ini berlangsung sekitar 1 sampai 2 minggu dan kembali normal. BWN-04





























