Mangupura, baliwakenews.com
Lonjakan arus kedatangan wisatawan menjelang Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 mendorong Basarnas Denpasar meningkatkan kesiapsiagaan di sejumlah pintu masuk utama Bali. Fokus pengamanan diarahkan pada bandara, pelabuhan, kawasan pantai, hingga jalur penyeberangan laut guna memastikan keselamatan masyarakat dan wisatawan selama libur panjang.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya, mengatakan tren kedatangan wisatawan ke Bali terus mengalami peningkatan sejak pertengahan Desember. Kondisi tersebut menuntut kesiapan penuh personel SAR di titik-titik strategis.
“Menjelang Natal, arus kedatangan wisatawan meningkat cukup signifikan. Karena itu, kami memastikan seluruh personel SAR siaga untuk mengantisipasi potensi keadaan darurat,” ujar Sidakarya, Rabu (24/12/2025).
Berdasarkan pemantauan di Posko Terpadu Natal dan Tahun Baru, baik di Pelabuhan Benoa maupun Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, situasi keamanan di Bali terpantau kondusif. Hujan yang sempat mengguyur sejumlah wilayah juga tidak berdampak signifikan terhadap aktivitas masyarakat maupun pergerakan wisatawan.
Data Posko Terpadu Pelabuhan Benoa menunjukkan jumlah penumpang yang tiba di Bali lebih tinggi dibandingkan penumpang yang berangkat keluar daerah. Kondisi serupa juga terjadi di Bandara I Gusti Ngurah Rai, di mana pergerakan penumpang pada periode 15–23 Desember 2025 didominasi arus kedatangan, baik domestik maupun internasional.
Tercatat hingga 23 Desember 2025 pukul 11.40 Wita, sebanyak 29.370 penumpang domestik dengan 209 pergerakan pesawat dan 40.711 penumpang internasional dengan 219 pergerakan pesawat tiba di Bali. Lonjakan ini bahkan mendorong sejumlah maskapai mengajukan penerbangan tambahan (extra flight).
Untuk mengantisipasi potensi risiko selama Nataru, Basarnas Denpasar menempatkan personel di posko SAR mandiri serta bergabung dalam Posko Terpadu di bandara dan pelabuhan. Pengamanan SAR difokuskan pada kawasan pantai, pegunungan, transportasi laut, serta jalur kedatangan kendaraan dari Pelabuhan Gilimanuk.
“Kami ingin memastikan masyarakat dan wisatawan merasa aman dan nyaman selama beraktivitas di Bali pada masa libur Natal dan Tahun Baru,” tegas Sidakarya. BWN-04
































