Krematorium di Desa Adat Tuka Akan Ditutup Sementara

Iklan Home Page

Mangupura, baliwakenews.com

Setelah sejumlah warga dari Desa Adat Tuka mendatangi gedung DPRD Badung untuk memohon pertimbangan pimpinan DPRD Badung terkait permasalah crematorium di Desa Adat Tuka. Pada Jumat (5/6) Pmerintah Desa Dalung bersama sejumlah komponen masyarakat , Majelis Alit Kecamatan Kuta Utara, Camat Kuta Utara, Perbekel Dalung , BPD Desa Dalung, Polmas dan Babinsa Desa Dalung kembali melakukan pembahasan masalah tersebut.

Perbekel Dalung, I Gede Putu Arif Wiratya yang dihubungi Jumat siang mengatakan, ada sejumlah kesimpulan terkait rapat yang dihadiri sejumlah komponen masyarakat. Pihak Desa Dalung sepakat melakukan penutupan sementara crematorium di Desa Adat Tuka. Penutupan akan dilaksanakan mulai tanggal 12 Juni 2020 hingga adanya hasil kesepakatan paruman krama Desa Adat Tuka. “Kami juga akan memanggil serta berkoordinasi dengan 13 orang krama Desa Adat yang tidak sepaham serta mengundang perwakilan masyarakat dari 462 orang yang juga tidak sepaham dengan keberadaan crematorium tersebut,”ujarnya.

Baca Juga:  Perkuat Strategi Publikasi, DPRD Buleleng Belajar Pola Sinergi Media ke DPRD Bali

Lebih lanjut ia mengatakan, Majelis Desa Adat Kecamatan Kuta Utara berupaya untuk mengayomi krama Desa Adat Tuka secara menyeluruh sehingga nantinya tidak terjadi miss komunikasi karena hal ini berada diranah adat. “Kami dari desa sifatnya memfasilitasi atau menjembatani permasalahan yang ada di Desa Dalung. Dan ini ranah ke Desa ADat nantinya akan dibahas oleh pihak desa adat,”paparnya sembari mengatakan, crematorium di Desa Adat Tuka sudah disepakati pihak Desa Dalung akan melaukan penutupan sementara sampai masalah ini sudah diselesaikan diranah adat dan ada kesepekatan solusi terbaik sehingga tidak muncul perpecahan antara krama di Desa Dalung.

Baca Juga:  Remaja Belasan Tahun Tewas Usai Hantam Turis di Jalan By Pass Ngurah Rai

Sementara Ketua Majelis Desa Adat Kecamatan Kuta Utara, AA Putu Sutarja mengatakan, pihaknya akan memfasilitasi dan menjembatani sejumlah permasalahan yang ada di Desa Adat Tuka. “Apalagi saat ini pandemic covid-19 , permasalahan ini bisa diselesaikan dengn baik dengan mencari solusi terbaik dan tidak menimbulkan perpecahan antar krama adat,”terang Sutarja yang juga Bendesa Adat Kerobokan tersebut. BW-05
PERTEMUAN-Pertemuan sejumlah komponen masyarakat di Kantor Perbekel Dalung , Kuta Utara terkait permasalahan crematorium di Desa Adat Tuka, Jumat (5/6).

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Nyepi Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemprov. BaliIklan Nyepi Pemprov. BaliIklan BWNIklan Nyepi PDAM BadungIklan Nyepi DPRD Badung Iklan UNWAR