Koster Bidik Potensi Laut Bali Jadi Mesin Baru Ekonomi Kerthi, Riset dan Teknologi Jadi Kunci

Iklan Home Page

Denpasar, Baliwakenews.com

Gubernur Bali, Wayan Koster mendorong pengembangan sektor kelautan dan perikanan berbasis riset, inovasi, serta teknologi untuk memperkuat transformasi Ekonomi Kerthi Bali. Langkah ini diarahkan untuk menggali potensi laut yang belum dimanfaatkan secara optimal sekaligus membuka sumber pertumbuhan ekonomi baru di luar pariwisata.

Koster menilai, kekayaan laut Bali memiliki peluang besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat apabila dikelola dengan pendekatan ilmiah, berorientasi pada nilai tambah ekonomi, dan tetap menjaga kelestarian ekosistem.

Hal tersebut disampaikan Koster saat menjamu peserta Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) XXII Ikatan Sarjana Oseanologi Indonesia (ISOI) Tahun 2026 di Rumah Jabatan Gubernur Bali, Jayasabha, Denpasar, Kamis (15/10/2026) malam.

“Bali ini wilayahnya kecil dan dikelilingi oleh laut. Walaupun lautnya tidak seluas wilayah laut lainnya di Indonesia, di dalamnya terkandung kekayaan yang luar biasa dan belum diberdayakan secara optimal,” ujar Koster.

Ekonomi Kerthi Bali Bidik Keseimbangan Ekonomi

Koster menjelaskan, Pemerintah Provinsi Bali sedang menjalankan transformasi ekonomi melalui konsep Ekonomi Kerthi Bali yang bertumpu pada enam sektor unggulan, yakni pertanian organik, kelautan dan perikanan, industri manufaktur dan industri berbasis budaya Bali, UMKM dan koperasi, ekonomi kreatif dan digital, serta pariwisata.

Baca Juga:  Sekda Pimpin Rakor Reformasi Birokrasi

Pengembangan enam sektor tersebut diarahkan untuk membangun struktur ekonomi Bali yang lebih seimbang, tangguh, dan berkelanjutan.

Selama ini, pariwisata menjadi salah satu penopang utama perekonomian Pulau Dewata. Karena itu, penguatan sektor produktif berbasis potensi lokal dinilai penting agar pertumbuhan ekonomi tidak terlalu bergantung pada satu sektor.

Dalam konteks tersebut, kelautan dan perikanan memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi salah satu penggerak ekonomi baru, terutama melalui peningkatan produktivitas, pengolahan hasil laut, dan penguatan rantai pasok produk perikanan.

Namun, pengembangan tersebut membutuhkan pemetaan potensi yang akurat, dukungan teknologi, serta kebijakan yang mampu menghubungkan hasil penelitian dengan kebutuhan masyarakat dan dunia usaha.

Peneliti Oseanologi Diharapkan Hasilkan Rekomendasi Strategis

Melalui PIT XXII ISOI 2026, Koster berharap para akademisi, peneliti, dan pakar oseanologi menghasilkan gagasan serta rekomendasi strategis yang dapat menjadi rujukan pemerintah dalam merumuskan kebijakan pengembangan kelautan dan perikanan Bali.

Riset dinilai penting untuk mengidentifikasi potensi sumber daya laut, menentukan pola pemanfaatan yang tepat, serta memastikan kegiatan ekonomi tidak melampaui daya dukung lingkungan.

Dengan pendekatan tersebut, pemanfaatan laut diharapkan tidak berhenti pada eksploitasi sumber daya, tetapi mampu menciptakan nilai tambah yang dirasakan langsung oleh masyarakat, termasuk nelayan dan pelaku usaha pengolahan hasil perikanan.

Baca Juga:  TPA Suwung Tutup 1 Maret

Pengelolaan berkelanjutan juga menjadi perhatian agar pengembangan ekonomi kelautan tidak mengorbankan ekosistem laut yang menjadi sumber penghidupan masyarakat dalam jangka panjang.

Produk Lokal Bali Didorong Perkuat Ekonomi Masyarakat

Selain sektor kelautan, Koster menekankan pentingnya penggunaan produk lokal untuk memperluas perputaran ekonomi di Bali.

Komitmen tersebut tercermin dalam penyediaan hidangan pada jamuan makan malam yang menggunakan bahan pangan lokal, mulai dari beras, sayuran, buah-buahan, ikan, hingga daging.

Menurut Koster, penggunaan produk lokal merupakan bagian dari upaya memperkuat hubungan ekonomi antara konsumen dan produsen di daerah.

Dengan mengutamakan hasil produksi petani, nelayan, peternak, dan pelaku usaha lokal, permintaan terhadap produk Bali diharapkan meningkat dan manfaat ekonominya dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.

Kebijakan ini juga sejalan dengan upaya memperkuat sektor pertanian dan perikanan sebagai bagian dari fondasi Ekonomi Kerthi Bali.

Pengurangan Sampah Plastik Jadi Bagian Pembangunan Berkelanjutan

Koster turut menegaskan komitmen Pemprov Bali dalam menjaga lingkungan melalui kebijakan pengurangan sampah plastik, termasuk pembatasan produk minuman dalam kemasan plastik berukuran kurang dari satu liter.

Upaya tersebut menjadi bagian dari agenda menjaga kualitas lingkungan sekaligus mendukung pembangunan pariwisata Bali yang berkualitas dan berkelanjutan.

Baca Juga:  Satpam Kantor Travel Gasak Puluhan Komputer dan AC 

Bagi Bali, keberlanjutan lingkungan tidak hanya berkaitan dengan daya tarik pariwisata, tetapi juga dengan keberlangsungan sumber daya alam yang menopang kehidupan masyarakat, termasuk sektor kelautan dan perikanan.

Dalam acara tersebut, Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan turut hadir. Ia menekankan pentingnya memperkuat kemandirian pangan nasional, meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan, serta mengoptimalkan potensi kelautan Indonesia.

Zulkifli juga mengapresiasi langkah Bali dalam mengutamakan penggunaan pangan lokal dan mengembangkan pengolahan sampah menjadi energi.

Melalui kolaborasi pemerintah, akademisi, peneliti, pelaku usaha, dan masyarakat, pengembangan kelautan dan perikanan diharapkan menjadi bagian penting dari transformasi Ekonomi Kerthi Bali.

Tantangannya adalah memastikan hasil riset benar-benar diterapkan, potensi laut dikelola secara bertanggung jawab, dan peningkatan aktivitas ekonomi berujung pada kesejahteraan masyarakat tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan.

Dengan demikian, kekayaan laut Bali tidak hanya menjadi potensi yang dibicarakan, tetapi juga dapat berkembang menjadi sumber nilai tambah ekonomi yang berkelanjutan bagi generasi sekarang dan mendatang. BWN-03

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR