Tibubeneng, baliwakenews.com
DPRD Kabupaten Badung melalui Komisi I dan Komisi II kembali melakukan upaya-upaya monitoring administrasi perizinan dan infrastruktur pembangunan dalam berusaha di Hotel dan Villa di Kabupaten Badung. Kali ini legislator Badung tersebut melakukan sidak di pembangunan Hotel dan villa The LUC, Desa Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara. Hal tersebut dilakukan, dalam rangka menindaklanjuti laporan masyarakat yang diterima Pimpinan DPRD Kabupaten Badung.
Sidak dipimpin Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Badung Gusti Lanang Umbara bersama Ketua Komisi I DPRD Badung I Made Ponda Wirawan serta anggota DPRD Kabupaten Badung. Selain itu, Sidak juga diikuti Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Badung, Satpol PP Kabupaten Badung, Dinas LHK Badung dan Kepala PUPR Kabupaten Badung. Camat Kuta Utara dan Kepala Desa Tibubeneng.
“Kami dari DPRD Kabupaten Badung menindaklanjuti laporan masyarakat terkait pembangunan Hotel dan Villa di jalan Pantai Berawa. Apakah sudah mengikuti regulasi yang ada atau belum,” kata Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Badung Gusti Lanang Umbara, saat melakukan Sidak Hotel dan Villa The LUC, Rabu, 14 Juni 2023.
Dari hasil pemeriksaan dokumen pihak Manajemen dan Owner Hotel dan Villa The LUC Tibubeneng, pada intinya sudah mengikuti semua regulasi yang ada di wilayah Kabupaten Badung. Bahkan, pihaknya dari Komisi II DPRD Badung lebih menekankan pada beberapa hal terkait dengan pengolahan limbahnya dan izin-izin PBG. Begitu pula diperiksa arsitektur bangunan, agar mengikuti arahan dari Pemerintahan Kabupaten Badung. Mengingat, bangunan tersebut berada di daerah Bali, yang tentunya harus bercirikan adat dan budaya Bali.
Selain itu, Lanang Umbara juga sempat menyampaikan sistem perekrutan tenaga kerja lokal, yang nantinya dapat dimanfaatkan dan dimaksimalkan potensi yang ada di masyarakat Kabupaten Badung. “Seperti yang sering kami sampaikan, jangan sampai masyarakat itu menjadi penonton di rumahnya sendiri atau lebih ekstremnya lagi seperti tikus yang mati di lumbung beras,” tegasnya.
Sementara Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Badung, I Made Ponda Wirawan mengatakan, pihaknya dari Komisi I DPRD Badung menyoroti masalah pengawasan perizinan. “Izin sudah lengkap dan sudah diproses semuanya sesuai dengan regulasi yang ada. Intinya, legalitas lengkap tidak ada masalah, tinggal proses percepatan saja, termasuk tata ruangnya,” terang Ponda Wirawan.
Adanya penambahan pembangunan kamar Hotel dan Villa, nanti pihak manajemen akan secepatnya berkoordinasi dengan instansi terkait. “Mereka sudah mengikuti aturan, tapi kita mensinergikan OPD terkait dengan regulasi yang mereka bawa selama ini untuk konfirmasi dengan pihak investor,” kata Ponda Wirawan.
Salah satu Pemilik Grup The LUC, Anton Hilman didampingi Tim Legal Ni Wayan Asri Jayanti menyampaikan hingga saat ini, pihaknya mengaku sudah melengkapi perizinan, termasuk bangunan berarsitektur Bali. Mengingat, arsitektur Bali sebagai warisan budaya Bali yang harus dijaga secara bersama-sama, sehingga sudah sesuai dengan semua ketentuan yang berlaku.
Meski ada beberapa dokumen yang kurang, namun pihaknya segera berproses. “Salah satu yang kurang, sekarang lagi proses untuk PBG Hotel. Kemarin kita ada di tahap konsultasi di gambarnya. Ada beberapa aturan yang kita sesuaikan. Jadi, masih perubahan disana di Dinas PUPR Badung,” jelasnya. BWN-05

































