Mangupura, baliwakenews.com
Memperkenalkan permainan Xianqi kepada Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Badung, Dr. Drs. Putu Parwata, MK.,MM., Pengurus Cabang (Pencab) Badung Cabang Olahraga (Cabor) Persatuan Xiangqi Indonesia (PEXI) menggelar audensi Jumat 8 April 2022. Putu Parwata usai menerima audiensi di ruang kerjanya mengatakan mengapresiasi Cabor PEXI yang dapat mengasah otak.
Lebih lanjut Putu Parwata mengatakan pihaknya menerima pengurus Pencab Cabor olahraga khususnya permainan yang namanya PEXI. PEXI ini seperti permainan catur tetapi dengan model yang berbeda lebih mengandalkan kepada konsentrasi, keseriusan dan fokus. Meski ini merupakan suatu permainan tradisi tapi sudah dijadikan cabor.
“Kami harapkan ini menjadi inovasi baru untuk anak- anak kita, supaya bisa lebih kreatif dan lebih bermanfaat. Kami harapkan generasi muda khususnya anak- anak bisa aktif ikut. Dari pada mereka bermain Hp lebih baik dia bermain Cabor PEXI karena ini adalah olah otak. Diperlukan konsentrasi dan strategi,” ucap Putu Parwata.
Lebih lanjut Putu Parwata berharap, Cabor PEXI yang dinahkodai oleh Ketua Umum Pengcab Badung, Gusti Agung Made Wardika yang merupakan Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Badung dengan timnya bisa berkembang terus di seluruh Provinsi dan bisa mewakili Bali di luar Negeri. Dan pihaknya berharap Cabor ini bisa memberikan suatu kontribusi prestasi kepada Badung khususnya. “Atas nama DPRD Kabupaten Badung, Kami memberikan dukungan yang sepenuhnya untuk majunya Cabor PEXI ini,” tukasnya.
Ketua Umum PEXI Pengcab Kabupaten Badung, I Gusti Agung Made Wardika menerangkan tujuan audensi ini adalah untuk memperkenalkan permainan Xianqi kepada pimpinan DPRD Badung khususnya Ketua DPRD Badung. Dituturkan, dari tahun 2017 sampai saat ini PEXI Badung berkontribusi terhadap KONI meraih sejumlah prestasi yang mendukung pemerintah kabupaten Badung. Bahkan pada 2019 adalah berkontribusi besar terhadap perolehan medali emas. “Dari 10 medali emas yang diperebutkan waktu Porprov di Tabanan, sembilannya direbut tim PEXI Badung. Karena potensi atlet di Badung itu luar biasa,” ucap Agung Wardika.
Lebih lanjut Agung Wardika mejelaskan, sesuai arahan Ketua DPRD Badung, pihaknya akan melakukan pembinaan sedini mungkin ke Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebagai kewenangan pemerintah Kabupaten. Untuk itu pihaknya akan segera melakukan sosialisasi permainan Xianqi ini.
“Xianqi itu sebenarnya permainan dari Cina, yang sebelum abad ke- 4 sudah berkembang. Tapi ini baru berkembang di Indonesia dan kepengurusan di level Provinsi baru hanya 16 Provinsi dari 34 Provinsi yang ada di Indonesia. Kedepan kami berharap Cabor ini lebih berkembang dan seluruh provinsi ada pengurusnya, ” pungkasnya. *BWN-03

































