Kepala BNPB dan Menko PMK Tinjau Fasilitas Bandara Internasional Bali, Pastikan Kesiapan Bali Hadapi Event International  

Iklan Home Page

Mangupura, baliwakenews.com

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (MenkoPMK) Muhadjir Effendy meninjau secara langsung persiapkan penyelenggaraan Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) 2022 yang akan berlangsung pada Mei mendatang. Muhadjir Effendy Jumat 28 Januari 2022, mengecek mekanisme atau skrining kedatangan PPLN dan kesiapan fasilitas Bandar Udara (Bandara) Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung, Provinsi Bali.

Pada peninjauan tersebut, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letnan Jenderal Suharyanto yang juga Wakil Ketua I turut mendampingi dan memastikan prosedur kedatangan nantinya harus nyaman dan aman sesuai dengan protokol kesehatan.

Baca Juga:  TP. PKK Badung Ikuti Puncak Peringatan HKG PKK Ke-53 dan Rakernas X PKK Tahun 2025

Sehubungan dengan prosedur yang berlaku pada kedatangan internasional, Muhadjir menyampaikan perlu ada antisipasi apabila sekitar 5.000 peserta hadir. Ia juga menekankan perlunya skenario mengatur kembali untuk menfasilitasi banyaknya peserta yang mungkin hadir nanti. “Secara prosedur, tahap demi tahap sudah rapi,” ujar Muhadjir.

Rombongan meninjau setiap tahapan kedatangan delegasi atau peserta GPDRR 2022 dari luar negeri. Panitia akan menyiapkan help desk untuk membantu tahapan atau alur kedatangan delegasi, sedangkan beberapa proses tambahan harus dipenuhi oleh para peserta, khususnya prosedur pengecekan kesehatan dan dokumen terkait Covid-19.

Baca Juga:  Wabup Suiasa Pimpin Rapat Koordinasi Program Perekonomian, UMKM dan Ekonomi Kreatif  

Tempat kedatangan juga dilengkapi dengan pengecekan tes PCR untuk memastikan kondisi kesehatan delegasi dan keamanan penyelenggaraan GPDRR 2022 serta pengendalian pandemi Covid-19. Pihak otoritas bandara telah mempersiapkan jalur fast track untuk membantu mereka yang dokumennya belum lengkap. Selain itu, pihak otoritas dibantu oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan untuk pelaksanaan swab PCR.

Menurut pihak otoritas bandara, estimasi maksimal waktu yang dibutuhkan selama waktu kedatangan hingga meninggalkan bandara sekitar 1 jam 44 menit, dengan hasil PCR yang sudah diketahui. Sementara itu, Kepala BNPB Suharyanto mengharapkan, Bali dalam waktu dekat akan dibuka untuk pelaku perjalanan luar negeri (PPLN), artinya dalam dengan 2-3 bulan ini Bali ini sudah terbiasa dengan kedatangan wisatawan luar negeri. “Harapannya dari pada tahapan kedatangan dari proses kedatangan hingga akhir bisa lancar,” ujarnya.

Baca Juga:  Bupati Adi Arnawa Berikan Pengarahan di RSD Mangusada

Suharyanto masih terus melakukan kajian terhadap kemungkinan mekanisme sistem buble dalam penyelenggaraan GPDRR 2022 nanti. Kondisi tersebut tentu tidak terlepas dari situasi pandemik.*BWN-03

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR