Kejurnas Panahan Junior, Bali Berkekuatan 43 Pemanah  

Iklan Home Page

Denpasar, Baliwakenews.com

Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Panahan Junior digelar pada 16-25 Oktober mendatang di Yogyakarta. Bali sendiri berkekuatan 43 pemanah putra-putri yang merupakan seleksi dari event Kejurprov beberapa waktu lalu.

Sekretaris Umum (Sekum) Pengprov Perpani Bali Infithar Fajar Putra didampingi Bidang Pertandingan Perpani Bali Edy Pramono di KONI Bali, Senin (5/9) mengatakan kejurnas itu menurut pihaknya sangat bagus untuk mengasah mental, teknik, dan kualitas. Pasalnya, sebagian besar 43 pemanah itu merupakan mereka yang ditunjuk untuk kabupaten/kota dalam ajang Porprov Bali 2022 mendatang.

Baca Juga:  Kelurahan Dangin Puri Gelar Pelatihan Daur Ulang Sampah

“Pengalaman menjadi sangat penting karena itu event nasional dan pemanah junior Bali bisa mengasah mental mereka menghadapi para pemanah berkualitas di Indonesia,” jelas Fajar Putra.

Lanjutnya, 43 pemanah itu berasal dari Kota Denpasar sebanyak 21 pemanah putra dan putri, kemudian Kabupaten Badung 12 pemanah, Gianyar 4 pemanah, Tabanan 4 pemanah dan Buleleng 2 pemanah.

Baca Juga:  BBPOM di Denpasar Uji Kuliner di Denfest, Hasil Aman!

“Para pemanah tersebut sebenarnya sudah kelihatan siapa yang bakal turun di kejurnas nanti, karena memang diambil ranking empat besar pada Kejurprov kategori junior lalu,” tutur Infithar Fajar Putra diamini Edy Pramono.

Sementara itu Edy Pramono menambahkan, pemanah junior Bali di kejurnas panahan junior turun di nomor Nasional, Recurve dan Compound U-18 putra dan putri, kemudian nomor Nasional, Recurve serta Compund U-15 putra dan putri. “Kami berharap prestasi bisa dibawa pulang ke Bali,” tutup Edy Pramono. BWN-06

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Nyepi Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemprov. BaliIklan Nyepi Pemprov. BaliIklan BWNIklan Nyepi PDAM BadungIklan Nyepi DPRD Badung Iklan UNWAR