Pengawasan Terhadap Pelayanan Publik Wujudkan Pemerintahan Yang Efektif dan Akuntabel

Iklan Home Page

Denpasar, baliwakenews.com

Pengawasan terhadap pelayanan publik sangat penting guna mewujudkan Pemerintahan yang efektif dan akuntabel. Hal tersebut dituangkan dalam disertasi Dr. Ida Ayu Ketut Karyani, SH., MH., yang terungkap dalam sidang terbuka Promosi Doktor, Rabu (23/12) di Aula Fakultas Hukum Universitas Udayana.

Ida Ayu Ketut Karyani, mengambil penelitian dengan tema Fungsi Pengawasan Terhadap Pelayanan Publik Dalam Mewujudkan Pemerintahan Yang Efektif Dan Akuntabel beranjak dari adanya konflik norma antara ketentuan Pasal 35 UU Nomor 25 tahun 2009 tentang Pelayanan Publik dengan ketentuan pada Pasal 20 ayat (1) UU Nomor 30 Tahun 2014 Tentang Administrasi Pemerintahan.

Baca Juga:  Ini Jawaban KONI Bali Soal Venue PON 2024 Belum 100 Persen Rampung

“Ada tiga permasalahan yang sayakaji dalam penelitian ini, yaitu landasan filosofis dari pengawasan dalam pelayanan publik, organ/badan yang berwenang melaksanakan pengawasan dalam pelayanan publik, dan model pengawasan pelayanan publik yang efektif dan akuntabel,” ucap wanita kelahiran Denpasar, 22 Pebruari 1977 tersebut.

Penelitian ini menunjukkan bahwa landasan filosofis pengawasan terhadap pelayanan publik adalah untuk melaksanakan amanat kedaulatan rakyat dan pemenuhan terhadap hak-hak masyarakat agar memperoleh pelayanan publik yang berkeadilan, melindungi, dan mensejahterakan rakyat sebagaimana diamanatkan dalam UUD NRI Tahun 1945.

Baca Juga:  Pj. Gubernur Bali Pastikan Pasokan Beras di Bali Aman Hadapi Ancaman El Nino

“Pengawasan atas pelaksanaan pelayanan publik dilakukan secara rutin oleh organ/badan pengawasan internal (atasan langsung dan pengawas fungsional). Sementara itu pengawasan eksternal oleh Masyarakat, Ombudsman, dan DPR, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota dilakukan secara insidental berdasarkan Pasal 35 ayat (2) dan ayat (3) UU No.25 Tahun 2009,” tukasnya.

Dengan demikian terdapat beberapa organ/badan yang melaksanakan pengawasan sehingga terjadi tumpang tindih dan tidak ada kepastian yang berdampak tidak optimalnya fungsi pengawasan dalam mewujudkan pelayanan publik yang efektif dan akuntabel.

Baca Juga:  Wawali Arya Wibawa Terima Penghargaan Sertifikat Bebas Frambusia Pada Puncak Peringatan HMS

“Model pengawasan terhadap pelayanan publik yang dapat dikembangkan untuk mewujudkan pemerintahan yang efektif dan akuntabel yaitu melalui pengawasan internal dan pengawasan eksternal berjenjang,” pungkas Staf Disdikpora Provinsi Bali tersebut.*BWN-03

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR