Denpasar, baliwakenews.com
Gara-gara masalah uang makan, seorang karyawan depo air isi ulang Tirta Jaya di Jalan Subur Gang Mirah Hati, Pemecutan Kelod, Denpasar Barat, ditikam oleh teman sekamarnya, Kamis (28/3) subuh. Nicolas Lelan (20) terluka parah di dada akibat ditusuk dengan gunting sedalam 1,5 cm.
Sebelum ditikam, wajah pemuda asal Nusa Tenggara Timur (NTT) itu dibekap dengan bantal. “Pelakunya juga karyawan di TKP. Dia bernama Diki Candra (26), yang juga berasal dari NTT,” kata Kasi Humas Polresta Denpasar AKP Ketut Sukadi, Jumat (29/3).
Menurut Sukadi, awalnya sekitar pukul 01.00, pelaku dan korban tidur bersama di lokasi. Selanjutnya sekitar pukul, 04.00, pelaku langsung membekap muka korban dengan bantal. Kemudian pelaku mengambil gunting dan menusuk dada kiri korban. “Korban sadar dan sempat melakukan perlawanan sambil berteriak,” katanya.
Diki Candra lantas melarikan diri dari lokasi. Teriakan korban membuat warga berdatangan. Dan salah seorang warga mendapati korban terkapar bersimbah darah. “Korban dibonceng ke rumah sakit dengan mengendarai sepeda motor,” imbuh Sukadi.
Peristiwa tersebut lantas dilaporkan ke polisi. Tak berselang lama, pelaku ditangkap tak jauh dari lokasi kejadian. Di bersembunyi di rumah temannya. “Saat ini pelaku masih dimintai keterangan dan ditahan di Polsek Denpasar Barat,” ucap Sukadi.
Dihadapan polisi, Diki Candra mengaku berniat membunuh temannya itu. Alasannya karena masalah sepele, yakni pelaku dendam karena sering dimanfaatkan masalah uang makan oleh korban. BWN-01


































