Kakorlantas dan BRI Bantu 6.249 Ribu Supir di Bali

Iklan Home Page

Denpasar, baliwakenews.com

Realisasi program pemerintah pusat yaitu Jaring Pengaman Sosial (JPS) di tengah situasi sulit karena virus Corona dimulai, pada Rabu (15/4/2020). Melalui vidio conference, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Istiono bersama Direktur Utama BRI di Jakarta dan disaksikan seluruh Dirlantas se-Indonesia, akan membagikan bantuan terhadap puluhan ribu supir.

Di Bali, 6.249 sopir akan mendapat bantuan Rp 600 ribu tiap bulan. Seperti diungkapkan, Dirlantas Polda Bali Kombes Pol. Wisnu Putra, kegiatan ini merupakan program pemerintah pusat kepada warga yang berprofesi jadi sopir di Indonesia. “Seperti statmen Kakorlantas manyadur pernyataan Bapak Presiden RI bahwa dengan situasi saat ini pemerintah pusat sangat arif dan bijaksana, membuat program yaitu Jaring Pengaman Sosial atau JPS,” ujarnya.

Baca Juga:  Walikota Jaya Negara Lepas Atlet Denpasar Menuju PON Aceh-Sumatra Utara Tahun 2024, Siapkan Bonus Tambahan untuk Peraih Medali

Tahap awal, disasar masyarakat berprofesi bidang transportasi. Dengan demikian pihaknya akan melatih para pengemudi. Diharapkan bukan hanya datang menerima bantuan dari BRI, tapi mendapat pelatihan dari kepolisian sehingga jadi bekal dan lebih tertib lagi dalam melaksanakan profesi sebagai pengemudi.

Baca Juga:  Gubernur Koster dan Forkopimda Temui Perwakilan Pendemo, Ojol di Bali Janji Tak Demo Lagi

“Pelatihan dilaksanakan selama tiga bukan di masing-masing polres. Di Bali kan ada sembilan kabupaten/kota. Kami di Ditlantas juga melaksanakan pelatihan tersebut. Ada 6.249 orang seluruh Bali mendapat bantuan ini. Mereka adalah sopir taksi, bus, truk dan travel,” kata Kombes Wisnu.

Pelatihan tersebut dibagi tiga sesi. Sesi pertama terkait upaya pencegahan COVID-19. Selanjutnya sesi kedua diberi pelatihan safey riding dan terakhir dilatih beri pelayanan berbahasa Inggris. “(Pelatihan) ini cocok untuk driver di Bali karena tujuan wisatawan dunia. Mendekati bulan depan atau Juni, apabila situasi pulih, tamu asing  mulai datang ke Pulau Dewata, mereka bisa melayani pakai Bahasa Inggris,” ucap mantan Wakasatlantas Poltabes (sekarang Polresta) Denpasar ini. BW-03

Baca Juga:  Dukung Kesehatan Masyarakat, Dela Canangkan Program "Toga" 

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR