Denpasar, baliwakenews.com
Sejumlah delegasi dari negara-negara ASEAN yang tergabung dalam ASEAN Accounting Education Workgroup (AAEW), Jumat 31 Mei 2024 berkunjung ke ekowisata di kawasan hutan mangrove, Serangan, Denpasar yang dikelola oleh Kelompok Usaha Bersama (KUB) Simbar Segara Mangrove. Selain belajar tentang jenis tanaman mangrove, rombongan yang dikoordinatori Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Warmadewa, juga diajak untuk menanam mangrove dan memungut sampah plastik.
Ketua Program Studi Akuntansi Unwar, Dr. A.A. Krisna Murti, S.E.,M.Si., mengatakan kegiatan kali ini merupakan bagian dari rangkaian rapat tahunan ASEAN Accounting Education Workgroup, yang mana Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Warmadewa menjadi tuan rumahnya. “Hari ini kami mengajak para delegasi yang datang dari berbagai negara ASEAN untuk mengenal mangrove lebih dekat, setelah kemarin Kamis 30 Mei 2024 kami melaksanakan diskusi dan lomba serangkaian AAEW Academic Discourse & AAEW 14th Meeting 2024 di Universitas Warmadewa,” ucapnya.
Pada kesempatan tersebut dilaksanakan sosialisasi atau pelatihan terkait pengelolaan ekowisata untuk kelompok mangrove yang ada di KUB Sibar Segara, untuk tahap selanjutnya nanti dari Prodi Akuntansi akan melaksanakan pelatihan terkait pengelolaan keuangan kelompok, sementara dari prodi manajemen akan meberikan pelatihan untuk marketing dan juga Prodi IESP (Ilmi Ekonomi Studi Pembangunan) akan memberikan pelatihan terkait dengan pengembangan kawasan.
“Harapannya mudah-mudahan dengan ini KUB Simbar Segara bisa menjadi salah satu kelompok yang tumbuh dari sisi ekowisata, kemudian bisa memberi manfaat juga dari sisi lingkungan untuk menjaga mangrove yang ada di daerah Serangan. Karena kelompok KUB Simbar Segara ini merupakan salah satu kelompok yang menurut kami sangat serius dalam mengelola mangrove. Jadi selain konservasi mereka juga melakukan pemberdayaan kelompok masyarakat dengan membuat kelompok wisata pemandu wisata untuk membuat wisata mangrove, jadi ini saya kira menarik untuk kami dampingi,” ungkapnya.
Lebih lanjut dikatakan isu internasional saat ini memang lebih pada konsepnya keberlanjutan/sustainable dan salah satu didalamnya ada lingkungan, sehingga AAEW melihat ekowisata mangrove.
Sekretaris AAEW yang juga Ketua Program Studi Magister Akuntansi Universitas Tri Sakti, Dr. Sekar Mayangsari, Ak., mengatakan kunjungan ke hutan Mangrove adalah melakukan kegiatan community service development yang merupakan bagian dari keseluruhan acara ASEAN Accounting Education Workgroup.
“Kami didampingi oleh teman-teman dari Universitas Warmadewa akan melakukan penanaman mangrove sebagai bentuk kepedulian kami terhadap lingkungan dan acara ini merupakan acara yang setiap tahun kami jalankan yaitu komunitas accounting di tingkat internasional yaitu di level ASEAN,” kata Mayangsari.
Dari kegitan tersebut diharapkan masyarakat sekitar akan mendapatkan manfaat dari apa yang mereka kerjakan, kemudian untuk aktivitas akademika di level ASEAN Mayangsari berharap mereka tidak hanya ‘care’ (peduli) terhadap keilmuan tetapi juga terhadap masyarakat di sekitar.
“Terutama sekali kalau berkaitan dengan aktivitas akademika dan juga Tri Dharma nanti ini akan menjadi laporan dan kemudian bisa diterbitkan di dalam publikasi jurnal – jurnal baik di level nasional maupun internasional. Sebetulnya dari kemarin (Kamis 30 Mei 2024, red) kami menyelenggarakan seminar internasional, kemudian lomba juga dengan mahasiswa di level ASEAN lomba presentasi paper kemudian kami juga melakukan meeting,” tuturnya.
Ketua KUB Simbar Segara, I Ketut Darsana, pada kesempatan tersebut memaparkan terkait manfaat mangrove, jenis-jenis tanaman mangrove yang ada di kawasan ekowisata, cara mengembangbiakkan, dan olahan yang dapat dibuat dari buah mangrove ada yang bisa dipakai untuk snack misalnya karena buah mangrove ini bisa dipakai untuk sirup mangrove, steak mangrove dan makanan ringan lainnya.Usai pemaparan, para delegasi diajak menaiki kano dan boat menuju lokasi penanaman bibit mangrove.
“Kami akan arahkan untuk penanaman 50 bibit mangrove dan disamping itu kami juga arahkan untuk setelah penanaman nanti kalau melihat sampah plastik agar dipungut, itu untuk kebersihan terutama sampah plastik,” kata Darsana.
Pada kesempatan tersebut rombongan memberikan donasi sepatu untuk menanam mangrove dan tempat sampah. Turut hadir bersama para delegasi negara ASEAN, Wakil Dekan Bidang Akademik, Riset, dan Pengabdian kepada Masyarakat FEB Unwar, Dr. I Dewa Ayu Kristiantari, S.,E.M.Si., Wakil Dekan Bidang SDM, Keuangan, dan Operasional, I Made Yogiarta, S.E.,M.M., Wakil Dekan Bidang Kerjasama dan Kemahasiswaan I Ketut Selamet, S.E.,M.Si dan Civitas FEB Unwar. BWN-03





























