Indorunners Bali Sebarkan Virus Lari pada Masyarakat Bali

Iklan Home Page

Denpasar, baliwakenews.com

Puluhan pelari dari komunitas Indorunners Bali, Sabtu 1 November 2025 pagi, berlari mengelilingi kawasan Civic Centre Renon, di Denpasar.

Mengambil start dan finish di Restoran Mirabaliku di Jalan Tantular, Denpasar, para pelari dibagi beberapa kelompok dengan jarak tempuh yang berbeda-beda. Bahkan, ada yang menempuh jarak hingga 10 km.

Bertajuk ‘Barong Morning Runs’, lari dengan suasana hati senang ini dihelat rutin setiap hari Sabtu pagi.

“Nah kebetulan di pagi ini, di-support oleh Restoran Mirabaliku. Terima kasih banyak sudah memfasilitasi kami, lari di pagi hari ini,” ujar Kiem Gwan Oei, salah satu anggota Indorunners Bali.

Baca Juga:  Sanggar Seni Kerti Yasa Angkat Cerita Segara Karang di PKB 2023, Sisipkan Pesan Menjaga Laut

Dituturkannya, ‘Barong Morning Runs’ini dilaksanakan berpindah-pindah dengan rute dan jarak yang ditempuh tergantung dari lokasi. Mulai dari 5 km sampai dengan 10 km.

“Tujuannya untuk memasyarakatkan lari. Kebetulan belakangan ini lari lagi booming. Karena lari ini juga paling baik untuk menjaga kesehatan,” katanya.

Koordinator Indorunners Bali, Anastasia mengatakan, Indorunners ini terbentuk sejak 13 tahun lalu. “Kami welcome untuk semua runners. Mulai dari pemula maupun yang sudah lama lari. Karena visi dan misi kami menyebarkan virus lari,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, titik kumpul Indorunners ada di Pantai Mertasari Sanur. “Kami ada dua kali kegiatan dalam setiap minggu. Yakni lari setiap hari Sabtu, dan Rabu kami ada latihan penguatan di sisi barat Lapangan Bajra Sandhi pukul 06.00 WITA,” ujarnya.

Baca Juga:  Sah, Bali United Juara Musim 2021/2022  

Dikatakan, siapapun boleh bergabung dengan follow instagram @indorunnersbali. “Di situ ada jadwalnya, dan informasinya,” ungkapnya.

Pihaknya juga berpesan kepada masyarakat agar jangan takut untuk memulai, jangan terlambat berolahraga. “Jadi mulailah dengan berlari,” tandasnya.

Sementara itu, newbie anggota Indorunners Bali, Mira Handayani mengatakan, dirinya tertarik karena komunitas ini konsisten mengadakan kegiatan lari. Kendatipun hujan mereka tetap mengadakan olahraga. “Yang pastinya badan menjadi lebih fits,” ujarnya.

Awal bergabung menjadi members, Mira mengaku sempat bermalas-masalan. Karena selalu paling belakang saat berlari.

Baca Juga:  Gara-gara ini, Perempuan Tanzania Dipulangkan Paksa ke Negaranya

“Tapi sekarang karena sudah diajari cara-caranya oleh para senior, sekarang langkah lari saya sampai nggak bersuara dan nggak gampang capek,” tuturnya.

Apalagi, lanjut dia, bergabung dengan komunitas ini free dan welcome kepada semua masyarakat luas.

“Jadi tak sekadar lari, tapi juga di sini diajari teknik berlari yang benar. Kendatipun saya baru bergabung, tapi semuanya kayak berkeluarga. Keren banget,” pungkasnya. BWN-03

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR