Gede Rentiasa Ditombak Karena Rendahkan dan Menghina Keluarga Pelaku

Iklan Home Page

Singaraja, baliwakenews.com

Motif penganiayaan tetangga dengan cara menusuk menggunakan tombak di Banjar Dinas Padangbulia, Desa Padangbulia, Kecamatan Sukasada Buleleng, Bali terungkap. Rupanya, tersangka Made Ginarsa alias Wage (43) sakit hati karena direndahkan oleh korban Gede Rentiasa.

Kapolsek Sukasada Kompol Made Agus Dwi Wirawan mengatakan, Senin (10/1), hasil interogasi terhadap tersangka penganiayaan yang terjadi pads Rabu 5 Januari 2022, sekitar pukul 24.30 WITA, rupanya bermotif sakit hati.

Baca Juga:  DPRD Buleleng Bahas Ranperda Fasilitasi Pendidikan Widyalaya dan Pasraman

 

korban Gede Rentiasa saat dirawat intensif di RS

Wirawan mengatakan, tersangka mengakui perbuatannya telah menusuk Gede Rentiasa dengan menggunakan sebilah tombak. “Tersangka memegang tombak tersebut menggunakan kedua tangannya. Tersangka mengaku sakit hati atas kata-kata yang diucapkan korban yang merendahkan dan menghina keluarganya,” katanya.

Baca Juga:  Akses Pengairan Ditutup, Krama Subak Paras Jambul Sampaikan Aspirasi ke Ketua Dewan Buleleng

Akibat perbuatannya, tersangka yang telah melakukan tindak pidana penganiayaan dijerat dengan Pasal 351 ayat (2) KUHP dan atau Pasal 351 ayat (1) KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. “Saat ini korban masih dirawat di rumah sakit. Korban ditusuk di bagian lengan kanan tembus ke dada dan diduga mengenai paru-paru. Panjang tombak sekitar 2 meter dan ujung tombak sekitar 15 cm,” tegas Wirawan. BWN-03

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Nyepi Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemprov. BaliIklan Nyepi Pemprov. BaliIklan BWNIklan Nyepi PDAM BadungIklan Nyepi DPRD Badung Iklan UNWAR