Dukung Bangun Tol Nusa Dua-Sawangan Sueta: Pelanggar Parkir Harus Ditindak Tegas

Iklan Home Page

Mangupura, baliwakenews.com


Pembangunan lanjutan jalan tol hingga kawasan Sawangan, Nusa Dua Selatan, dinilai perlu dibarengi penataan lalu lintas secara menyeluruh. Selain memperkuat konektivitas, pemerintah diminta menyiapkan kantong-kantong parkir, termasuk lokasi parkir darurat, untuk mencegah gangguan arus kendaraan di kawasan pariwisata.


Pengusaha sektor pariwisata sekaligus tokoh Nusa Dua, I Nyoman Sueta, mengatakan keberadaan akses tol hingga Sawangan pada prinsipnya mendapat dukungan. Infrastruktur tersebut dinilai dapat membantu mengurai kepadatan lalu lintas sekaligus meningkatkan kenyamanan wisatawan yang beraktivitas di kawasan Nusa Dua dan sekitarnya.


“Kalau rencana jalan tol disambung sampai Sawangan, kami sangat setuju. Langkah yang diambil Bapak Bupati sangat tepat, tentunya dengan tujuan mengurai kemacetan dan memberikan kenyamanan kepada tamu-tamu yang datang ke Bali,” ujar Sueta, yang juga menjabat sebagai Kepala Lingkungan Penyarikan, Selasa (11/8).


Namun, menurutnya, penyelesaian persoalan kemacetan tidak cukup hanya dengan membangun akses baru. Penataan kendaraan yang berhenti maupun parkir di badan jalan juga perlu menjadi perhatian pemerintah.

Baca Juga:  Sempat Terhalang Kabel Rendah, Parade Ogoh-Ggoh di Kutuh Berjalan Meriah


Sueta meminta ruas-ruas jalan yang telah dilengkapi rambu larangan parkir ditertibkan secara konsisten. Bersamaan dengan itu, pemerintah perlu menyediakan lokasi parkir alternatif agar masyarakat maupun wisatawan memiliki tempat yang aman untuk memarkir kendaraannya.


“Pemerintah harus tegas dalam menjalankan aturan. Jalan umum yang sudah dipasangi rambu larangan parkir agar ditindak. Kemudian dibuatkan kantong-kantong parkir khusus di beberapa ruas jalan, termasuk kantong parkir emergency,” katanya.


Keberadaan kantong parkir darurat, lanjut dia, juga penting untuk mengantisipasi situasi tidak terduga di jalan. Misalnya ketika terjadi kecelakaan atau kendaraan mengalami gangguan seperti pecah ban di tengah jalan.


Dengan adanya lokasi khusus tersebut, kendaraan yang mengalami gangguan dapat segera dievakuasi dari badan jalan dan dipindahkan ke tempat yang aman. Langkah ini dinilai dapat mencegah gangguan lalu lintas meluas, khususnya di kawasan yang memiliki aktivitas kendaraan cukup tinggi.

Baca Juga:  Ingin Dapat Subsidi Listrik Prabayar Begini Caranya


Di sisi lain, Sueta menilai rencana pembangunan tol hingga Sawangan tetap harus melalui kajian yang matang. Kajian tersebut tidak hanya mencakup aspek teknis, tetapi juga dampak terhadap masyarakat dan lingkungan di sekitar trase yang direncanakan.


Pemerintah juga diharapkan melibatkan tokoh masyarakat serta warga yang berpotensi terdampak sejak tahap awal perencanaan. Sosialisasi dinilai penting agar masyarakat memperoleh informasi yang jelas mengenai trase, tahapan pembangunan, potensi dampak, hingga solusi yang disiapkan apabila terdapat aktivitas masyarakat yang terdampak.


“Sebelumnya pasti akan dilakukan kajian yang matang. Pemerintah perlu duduk bersama dengan para tokoh masyarakat, termasuk masyarakat yang terdampak, sehingga tidak ada yang dirugikan,” tegasnya.


Menurut Sueta, peningkatan konektivitas menuju Sawangan memang menjadi kebutuhan. Nusa Dua selama ini dikenal sebagai salah satu kawasan pariwisata internasional dengan segmen wisatawan menengah atas serta menjadi lokasi berbagai kegiatan berskala nasional dan internasional.

Baca Juga:  SMAN 1 Kediri Tabanan Wakil Bali di Futsal Series 2025


Karena itu, kelancaran akses menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kenyamanan wisatawan sekaligus mempertahankan citra Nusa Dua sebagai destinasi pariwisata berkelas dunia.


Ia berharap pembangunan tol nantinya tidak berdiri sendiri, melainkan menjadi bagian dari penataan sistem transportasi kawasan. Pembangunan infrastruktur harus diikuti dengan pengaturan parkir, penegakan rambu lalu lintas serta kesiapan menghadapi kondisi darurat di jalan.


“Yang terpenting, pembangunan dilakukan melalui kajian yang matang dan komunikasi dengan masyarakat. Jangan sampai niatnya untuk mengurai kemacetan, tetapi justru menimbulkan persoalan baru,” pungkasnya. BWN-04

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR