DPRD Tabanan Ajak Warga Ubah Kebiasaan Kelola Sampah Lewat Aksi Bersih Pantai 

Iklan Home Page
Tabanan, Baliwakenews.com

Pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Tabanan turun langsung ke pesisir Pantai Kelating, Kecamatan Kerambitan, mengikuti Gerakan Kebersihan Sampah Pantai. Kegiatan yang melibatkan pemerintah daerah, aparat Forkopimda, pelajar, hingga masyarakat itu tak sekadar aksi memungut sampah, tetapi juga dimanfaatkan sebagai sarana edukasi lingkungan bagi warga.

Aksi bersih pantai tersebut dibuka oleh Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga. Sejumlah organisasi perangkat daerah, komunitas lingkungan, pelaku pariwisata, serta pelajar setempat ikut terlibat menyisir kawasan pesisir dari tumpukan sampah plastik dan limbah rumah tangga yang terbawa arus laut.

DPRD Tabanan menilai persoalan sampah di kawasan pesisir tidak bisa diselesaikan hanya dengan kegiatan simbolis. Karena itu, gerakan bersih pantai harus menjadi momentum membangun kesadaran kolektif masyarakat agar lebih bertanggung jawab terhadap sampah yang mereka hasilkan.

Baca Juga:  Ealuasi Pelaksanaan Adaptasi Kebiasaan Baru Komunitas Bandara Hasilkan Ini

“Kegiatan seperti ini penting sebagai pengingat bahwa pantai bukan tempat pembuangan akhir. Kebersihan lingkungan pesisir harus dijaga bersama karena menjadi sumber kehidupan masyarakat sekaligus wajah pariwisata Tabanan,” ujar Ketua DPRD Tabanan I Nyoman Arnawa S.Sos.

Selain aksi memungut sampah, peserta juga diberikan edukasi mengenai pentingnya pemilahan sampah dari rumah tangga, pengurangan penggunaan plastik sekali pakai, serta pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan. Upaya tersebut diharapkan mampu menekan volume sampah yang berakhir di laut.

Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga menegaskan bahwa menjaga kebersihan pantai bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan semua pihak. Ia mengajak masyarakat, dunia usaha, komunitas, hingga generasi muda untuk konsisten menjaga lingkungan pesisir.

Baca Juga:  Jadi Keluhan, Sat.Pol.PP Tertibkan Truk Parkir di Trotoar By Pass Ngurah Rai

Menurut Dirga, persoalan sampah tidak cukup diselesaikan dengan program jangka pendek. Kesadaran harus dibangun dari lingkungan keluarga dan sekolah agar kepedulian terhadap kebersihan menjadi karakter generasi muda.

“Jika sejak dini anak-anak dibiasakan menjaga kebersihan, maka ke depan mereka akan tumbuh menjadi generasi yang menghargai lingkungan,” kata Dirga.

DPRD Tabanan juga menyampaikan pesan moral kepada masyarakat agar tidak lagi memandang sampah sebagai masalah sepele. Kebiasaan membuang sampah sembarangan, terutama ke sungai yang bermuara ke laut, menjadi salah satu penyebab utama tercemarnya kawasan pantai.

Menurut mereka, menjaga kebersihan pantai bukan sekadar soal estetika, tetapi juga menyangkut keberlanjutan ekonomi masyarakat pesisir yang bergantung pada sektor pariwisata dan sumber daya laut.

Baca Juga:  Anggota DPRD Tabanan Turun ke Dapur Festival Imlek, Masak Nasi Goreng untuk Warga di Taman Bung Karno

Pantai yang bersih, kata mereka, akan menarik wisatawan dan menciptakan dampak ekonomi bagi masyarakat lokal. Sebaliknya, pantai yang dipenuhi sampah akan merusak citra daerah dan mengancam ekosistem laut.

Melalui gerakan ini, DPRD Tabanan berharap kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan tidak berhenti pada kegiatan sesaat. Aksi bersih pantai harus berkembang menjadi kebiasaan bersama agar pesisir Tabanan tetap bersih, sehat, dan lestari untuk generasi mendatang. BWN-01

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Nyepi Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemprov. BaliIklan Nyepi Pemprov. BaliIklan BWNIklan Nyepi PDAM BadungIklan Nyepi DPRD Badung Iklan UNWAR