Singaraja, Baliwakenews.com
Pendidikan dan Pelatihan Cabang (Diklatcab) yang digelar HIPMI Buleleng pada Sabtu 21 Februari 2026, di Desa Bungkulan tak sekadar menjadi agenda pelatihan rutin. Kegiatan ini menjelma sebagai momentum konsolidasi sekaligus “mesin baru” untuk melahirkan wirausaha muda yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing di tengah dinamika ekonomi.
Atmosfer kekeluargaan dan kolaborasi terasa kuat sejak pembukaan. Sinergi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha menjadi penegasan bahwa kewirausahaan kini diposisikan sebagai pilar utama penggerak ekonomi daerah.
Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM Buleleng, Dewa Made Sudiarta, menegaskan bahwa sektor usaha—dari skala mikro hingga besar—memegang peran strategis dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi sekaligus membuka lapangan kerja.
“Pemerintah Kabupaten Buleleng berkomitmen melakukan pendampingan dan pembinaan usaha secara berkelanjutan,” tegasnya.
Ia memaparkan, dukungan konkret telah disiapkan melalui berbagai layanan, mulai dari fasilitasi Nomor Induk Berusaha (NIB), konsultasi legalitas, hingga pendampingan desain dan pengembangan produk melalui Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT). Selain itu, pemerintah juga mendorong perluasan akses pasar lewat sektor pariwisata, pembangunan etalase UMKM, serta pengembangan creative hub sebagai ruang kolaborasi pelaku usaha.
Lebih dari sekadar peningkatan kapasitas, Diklatcab ini diharapkan mampu mencetak wirausaha yang tidak hanya berkembang secara bisnis, tetapi juga memberi dampak sosial dan ekonomi yang luas.
Ketua BPC HIPMI Buleleng (PAW), I Gusti Agung Ratih Krisnandari, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi titik penting dalam membangun energi baru kewirausahaan di Buleleng.
“Diklatcab ini bukan hanya meningkatkan pengetahuan, tetapi menjadi energi baru bagi wirausaha di Buleleng,” ujarnya.
Kegiatan ini turut menghadirkan jajaran HIPMI Bali, termasuk Krisna Wikan Nanda, serta menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang strategis, di antaranya Dewa Made Mahayadnya, Jansen Hokianto, dan Putu Ivan Socha.
Dengan kolaborasi yang semakin solid antara pemerintah dan HIPMI, kegiatan ini diharapkan menjadi katalis lahirnya wirausaha tangguh yang mampu memperkuat fondasi ekonomi daerah sekaligus bersaing di level nasional. BWN-03





























