Tabanan, baliwakenews.com
Dinas Perhubungan Kabupaten Tabanan mematangkan pelaksanaan Program Trans Siswa melalui rapat koordinasi bersama para pengemudi (paramudi) yang digelar di Graha Yadnya Sanjayaning Singasana, Kamis 23 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan menjelang dimulainya layanan angkutan pelajar pada Jumat besok.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tabanan, Putu Dian Setiawan mengatakan rapat tersebut bertujuan melakukan evaluasi pelaksanaan program tahun sebelumnya sekaligus memberikan pembekalan mengenai standar operasional prosedur (SOP) kepada seluruh paramudi.
Menurutnya, pembekalan tersebut penting agar seluruh pengemudi memahami tata cara memberikan pelayanan yang baik kepada para siswa, mulai dari proses penjemputan hingga pengantaran ke sekolah.
“Langkah ini dilakukan untuk mendukung keberhasilan Program Ayo Selamat Sekolah yang selama ini dijalankan Pemerintah Kabupaten Tabanan,” ujar Dian Setiawan.
Pada tahun ajaran 2026/2027, trayek yang dilayani pada dasarnya masih sama seperti tahun sebelumnya yakni 104 dengan total 244 armada. Ratusan unit itu disiapkan untuk melayani kebutuhan transportasi pelajar di berbagai wilayah Kabupaten Tabanan sebanyak 23 sekolah khusus jenjang Sekolah Menengah Pertama.
Sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan, Dishub Tabanan juga melakukan sejumlah penyempurnaan. Salah satunya dengan mewajibkan seluruh armada dilengkapi perangkat GPS Tracker. Teknologi tersebut digunakan untuk memastikan armada benar-benar beroperasi sesuai trayek yang telah ditetapkan serta mencegah adanya manipulasi data perjalanan.
“Seluruh aktivitas kendaraan nantinya dapat terekam dengan baik sebagai bahan pengawasan dan evaluasi,” tegasnya.
Selain itu, Dishub Tabanan bekerja sama dengan Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Tabanan dan Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan melaksanakan tes NAPZA kepada para paramudi.
Pemeriksaan meliputi tes narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya guna memastikan seluruh pengemudi dalam kondisi sehat dan bebas dari penyalahgunaan narkoba sehingga mampu memberikan pelayanan yang aman kepada para pelajar.
Putu Dian Setiawan juga mengajak masyarakat untuk turut memberikan masukan terhadap pelaksanaan Program Trans Siswa ini. Menurutnya, partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan agar ketersediaan layanan dan trayek yang disiapkan benar-benar sesuai kebutuhan sehingga program ini dapat berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi para siswa di Kabupaten Tabanan. BWN-06
































