Dihantam Ombak, Kapal Boat yang Ditumpangi Puluhan Wisatawan Terbalik di Nusa Lembongan

Iklan Home Page

Klungkung, baliwakenews.com – Sore itu, langit di atas Nusa Lembongan tampak biasa saja. Laut tenang, angin semilir, dan pelabuhan Tanjung Sanghyang sibuk seperti hari-hari sebelumnya. Boat cepat bernama The Tanis baru saja menurunkan penumpang dari Lombok dan bersiap untuk pelayaran berikutnya ke Sanur, Denpasar.

Namun ketenangan itu berubah drastis hanya dalam hitungan menit.

Sekitar pukul 16.30 WITA, ketika boat mulai mundur, melepaskan jangkar dan bersiap menembus lautan Bali, datanglah ombak besar dari arah belakang. Tak ada yang mengira gelombang itu akan memukul lambung kapal sekeras itu.

“Air masuk cepat sekali ke bagian belakang. Kapal langsung oleng. Penumpang panik,” ujar salah seorang kru yang enggan disebut namanya, kepada petugas saat evakuasi.

Detik-Detik Kepanikan

Boat berkapasitas 125 kursi itu mengangkut 89 penumpang, 77 di antaranya warga negara asing (WNA) dan 12 warga negara Indonesia (WNI), ditambah 4 anak buah kapal dan 1 kapten. Beberapa di antara mereka baru saja selesai liburan di pulau kecil ini. Beberapa lagi hendak melanjutkan perjalanan untuk mengejar jadwal penerbangan di Denpasar.

Baca Juga:  Tujuh Hari Tanpa Hasil, Basarnas Bali Hentikan Pencarian Lansia Hilang di Gunung Batukaru

Namun rencana itu sirna seketika.

“Saya lihat orang-orang lompat ke laut sambil teriak. Kami kira ini seperti film. Tapi ini nyata,” kata Made, warga lokal yang melihat kejadian dari dermaga.

Dalam kondisi kapal mulai miring, tak ada waktu untuk berpikir panjang. Penumpang laki-laki, perempuan, turis mancanegara, bahkan anak-anak melompat ke laut. Di antara gelombang dan kecamuk panik, mereka berenang menyelamatkan diri.

Untungnya, sebuah kapal lain yang sedang berada tak jauh dari lokasi segera merapat. Para penumpang berhasil dievakuasi. Beberapa orang terlihat menggigil kedinginan, sebagian menangis karena syok. Sekitar pukul 18.30 WITA, boat The Tanis terbalik sepenuhnya.

Baca Juga:  SMP Negeri 4 Singaraja, Sekolah Favorit Pencetak Generasi Berkarakter dan Berprestasi

Seluruh Penumpang Selamat, Tapi Trauma Tertinggal

AKP Agus Widiono, Kasubag Humas Polres Klungkung, membenarkan kejadian ini. “Seluruh penumpang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat. Dua orang WNA sudah kembali menuju Sanur, sementara yang lain masih bertahan di Nusa Lembongan,” ujarnya.

Pihak operator kapal telah mengerahkan tim penyelam untuk memastikan tidak ada korban yang tertinggal di dalam kapal yang terbalik. Hingga saat ini, proses evakuasi dan investigasi terus berlangsung.

Antara Wisata, Cuaca, dan Keselamatan

Kecelakaan ini kembali menyentil isu keselamatan pelayaran wisata di kawasan perairan Bali, terutama di rute-rute padat seperti Nusa Penida–Sanur. Walau boat The Tanis disebut memiliki kapasitas 125 tempat duduk, aparat masih menyelidiki apakah prosedur keselamatan dilaksanakan secara optimal sebelum kejadian.

Baca Juga:  Menjelang Puncak Karya Ngenteg Linggih Krama Istri Desa Adat Karangsari, Nusa Penida, Mepeed Iringi Ida Sesuhunan Melasti ke Segara

Kecelakaan bisa terjadi kapan saja. Tapi bagi 89 orang penumpang The Tanis, kejadian 4 Juni 2025 itu akan membekas sebagai momen di mana batas antara hidup dan maut hanya terpaut beberapa meter air laut.

Dan bagi warga Nusa Lembongan, hari itu bukan sekadar sore biasa. Ia adalah pengingat bahwa di balik keindahan biru laut Bali, ada risiko yang tak selalu terlihat oleh mata. BWN-01

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR