Sanur, baliwakenews.com
Aparat Unit Reskrim Polsek Denpasar Selatan menindak tegas seorang pencuri motor, Mulyadi (46). Pria yang bekerja sebagai pengumpul barang bekas itu, ditembak polisi usai menggasak Honda Scoopy di areal lapangan futsal Jalan Gelogor Carik, Desa Pemogan, Denpasar Selatan.
Kapolsek Denpasar Selatan AKP Ida Ayu Made Kalpika Sari mengatakan, tindakan tegas itu dilakukan, karena Mulyadi melawan saat disuruh menunjukkan barang bukti motor yang dicurinya. “Tersangka melakukan perlawanan dan berupaya melarikan diri. Sehingga anggota kami memberikan tindakan tegas terukur dengan menembak kakinya,” katanya, Minggu (16/7).
Menurut Kalpika, pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan korban bernama Rido Rolisto Tefi. Awalnya korban memarkir sepeda motor di areal lapangan futsal Jalan Gelogor Carik, Kamis 29 Juni 2023. “Menindaklanjuti laporan itu, anggota kami melakukan penyelidikan dan memperoleh informasi jika tersangka kerap terlihat melintas di seputaran lokasi,” ucapnya.
Setelah diburu, akhirnya tersangka ditangkap lima jam setelah kejadian. Saat itu tersangka sedang mencari barang bekas di Jalan Tukad Badung XVI, Renon, Denpasar Selatan. “Tersangka mengambil motor dengan modus kunci nyantol di motor” beber Kalpika.
Tersangka yang kos di Jalan Taman Pancing, Densel itu, mengaku sudah lima kali mencuri motor di wilayah Denpasar Selatan. Modus pria asal Jember, Jawa Timur itu, dengan berkeliling mencari barang bekas sembari mengamati kendaraan yang diparkir dengan kunci nyantol.
Dari lima sepeda motor yang dicuri, tiga di antaranya dijual ke pasar loak dengan harga Rp600 ribu per unit. Uang hasil kejahatan digunakan untuk menafkahi keluarganya. “Aksi pencurian dilakukan oleh tersangka selama 4 bulan terakhir. Alasan pelaku mencuri karena hasil dari mencari barang bekas kurang untuk memenuhi kebutuhan keluarganya,” bebernya. BWN-01


































