Singaraja, Baliwakenews.com
Pemerintah Kabupaten Buleleng memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun ke-422 Kota Singaraja dengan aksi lingkungan dan kampanye gizi. Sebanyak 30.000 benih ikan nila ditebar di Bendungan Titab Ularan sekaligus menggelar Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan), Minggu (15/3/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri masyarakat serta pelajar sekolah dasar. Pemerintah juga membagikan berbagai olahan ikan secara gratis sebagai bagian dari kampanye peningkatan konsumsi ikan dan pencegahan stunting.
Bupati Buleleng yang diwakili Sekretaris Daerah Buleleng, Gede Suyasa, mengatakan penebaran benih ikan di bendungan tersebut menjadi langkah strategis menjaga keseimbangan ekosistem perairan sekaligus memperkuat populasi ikan di perairan umum.
Menurutnya, perairan tidak hanya berfungsi sebagai sumber air, tetapi juga memiliki potensi besar sebagai sumber pangan dan penghidupan masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, perairan diharapkan bisa dimanfaatkan secara berkelanjutan sebagai sumber pangan, ekonomi masyarakat, sekaligus sarana edukasi lingkungan,” ujarnya.
Selain itu, melalui program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan atau Gemarikan, pemerintah daerah terus mendorong masyarakat meningkatkan konsumsi ikan sebagai bagian dari upaya memperbaiki kualitas sumber daya manusia.
“Ikan merupakan sumber protein yang sangat baik untuk mendukung tumbuh kembang anak sehingga dapat melahirkan generasi Buleleng yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Buleleng, Gede Melandrat, menjelaskan kegiatan tersebut juga bertujuan menjaga kelestarian sumber daya perikanan serta meningkatkan potensi ekonomi masyarakat di sektor perikanan.
Dalam kegiatan tersebut, sekitar 30.000 ekor benih ikan nila ditebar di perairan bendungan sebagai bagian dari program restocking untuk menjaga keberlanjutan populasi ikan.
Selain penebaran benih, panitia juga menyediakan berbagai olahan ikan gratis bagi peserta kegiatan, antara lain 450 potong bandeng bakar, 340 porsi bakso ikan, serta 700 tusuk sate lilit ikan.
Menurut Melandrat, kampanye Gemarikan penting untuk menanamkan kebiasaan makan ikan sejak dini, terutama kepada anak-anak.
“Ikan mengandung protein berkualitas tinggi, omega-3, vitamin dan mineral yang sangat penting untuk pertumbuhan anak serta membantu mencegah stunting,” jelasnya.
Ia menambahkan, dengan mengenalkan berbagai olahan ikan secara langsung kepada anak-anak, diharapkan konsumsi ikan di masyarakat semakin meningkat.
Penebaran benih ikan di Bendungan Titab Ularan juga diharapkan mampu menjaga keseimbangan ekosistem perairan sekaligus memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar, khususnya nelayan dan warga yang memanfaatkan sumber daya perairan tersebut.
Melalui momentum peringatan HUT Kota Singaraja tahun ini, Pemkab Buleleng berharap kesadaran masyarakat untuk menjaga kelestarian perairan sekaligus membudayakan konsumsi ikan dapat terus meningkat.
Dengan semangat “Ayo Makan Ikan Agar Generasi Sehat, Cerdas, dan Kuat,” pemerintah berharap langkah ini mampu mendukung ketahanan pangan lokal sekaligus menciptakan generasi masa depan Buleleng yang lebih sehat dan berkualitas. BWN-03





























