Denpasar, Baliwakenews.com
Agar tak terjadi kesalahan saat menginput data atlet dan nomor pertandingan pada Porprov Bali 2022 mendatang. KONI Bali mengimbau kepada KONI kabupaten maupun kota agar sangat teliti dalam hal tersebut. Karena jika terjadi miss sedikit saja, peta kekuatan maupun tujuan dalam memberikan panggung kepada calon atlet berprestasi bisa fatal.
Seperti yang diutarakan Ketua Umum KONI Bali, I Gusti Ngurah Oka Darmawan saat ditemui di KONI Bali, Kamis (25/8). Oka Darmawan dengan tegas mengimbau bahwa kunci itu semua ada di KONI kabupaten/kota. Karena lewat KONI itulah penginputan data dilakukan seperti entry by number maupun entry by name. “Tapi sebelum itu KONI masing-masing wajib mengkonfirmasi kepada cabang olahraganya terlebih dahulu. Apakah sudah pasti atau belum, itu wajib diperhatikan agar tidak terjadi kesalahan,” kata Oka Darmawan.
Hal itu dilakukan supaya tidak terjadi kerugian. Ketika atlet sudah latihan sangat keras, justru terganjal karena kesalahan dalam menginput data. “Sehingga data yang disetor ke panitia keabsahan Porprov Bali adalah data yang sudah valid. Nanti tim keabsahan Porprov itu tugasnya memverifikasi kembali,” imbuh Oka Darmawan.
Lanjutnya di Porprov Bali 2022 kali ini, sebanyak 41 cabang olahraga dipertandingkan secara resmi dengan jumlah total 522 pertandingan. Proses entry by number telah selesai dilakukan dan kini proses entry by name sudah dibuka dengan batas waktu satu bulan yakni dari tanggal 20 Agustus 2022 sampai tanggal 20 September 2022 mendatang.
Kata mantan Ketua Umum Pengprov Perbasi Bali ini, Porprov Bali bisa dibilang salah satu multi event olahraga antar kabupaten/kota di Indonesia yang persyaratannya sangat ketat. Karena dalam verifikasi data itu, atlet wajib yang namanya menyertakan Kartu Tanda Anggota (KTA) KONI Bali. Jadi atlet yang terlibat adalah namanya sudah terdaftar di KONI sehingga tidak ada ruang bagi atlet abal-abal dan hanya mencari sekedar bonus di Porprov Bali ini. BWN-06
































