Kuta, baliwakenews.com
Cakupan peserta peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Bali mencapai 4,26 juta orang.Hal itu diungkapkan Asisten Deputi Bidang SDM, Umum, dan Komunikasi BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah XI Made Sukmayanti di Kuta, Senin 26 Juni 2023.
Sedangkan jumlah yang aktif sebesar 84 persen dan sisanya merupakan peserta tidak aktif. Meskipun peserta BPJS aktif di Bali belum 100 persen, namun seluruh penduduk di Bali sudah menjadi peserta BPJS Kesehatan. Pihaknya saat ini sedang menyasar peserta yang tidak aktif di Bali ini untuk menggunakan fasilitas rencana pembayaran bertahap (rehab) yang ditawarkan.
Dengan target kebijakan ini nantinya bisa membuat peserta yang tidak aktit menjadi aktif.
Peserta tidak aktif ini dibagi dalam dua kelompok atau golongan. Yakni yang tidak aktif karena memang tidak mampu membayar dan yang tidak aktif karena tidak ada niat atau tidak mau membayar. Padahal secara ekonomi mereka mampu untuk membayar.
Peserta tidak aktif yang tidak mampu membayar ditenggarai karena terdampak pandemi Covid-19 yang berpengaruh terhadap ekonomi masyarakat Bali saat itu. Sedangkan sisanya tidak aktif namun secara ekonomi memiliki kemampuan untuk membayar.
Peserta tidak aktif yang masih tergolong memiliki kemampuan secara ekonomi inilah yang diarahkan dalam program Rehab ini. “Jika nantinya setelah diidentifikasi ternyata peserta ini masuk ke dalam golongan ekonomi tidak mampu, maka yang bersangkutan akan diarahkan masuk penerima bantuan dari pemerintah daerah (pemda). Dalam artian iuran yang dibayarkan pemerintah dan masuk kelas tiga,” paparnya sembari mengakui inilah yang menjadi pekerjaan rumah pihaknya ke depan. BWN-04

































