Buleleng Bidik Lonjakan Investor, Pemkab Siapkan Peta Investasi Berbasis Data untuk Genjot Ekonom

Iklan Home Page

Singaraja, Baliwakenews.com

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng mulai menyusun peta potensi investasi yang komprehensif sebagai langkah strategis menarik lebih banyak investor. Kajian ini diharapkan menjadi instrumen promosi resmi yang menampilkan peluang investasi di berbagai sektor dengan data yang akurat dan kredibel.

Hal itu disampaikan Asisten III Setda Buleleng, Gede Sugiartha, saat mewakili Bupati Buleleng membuka Sidang Tim Pengendali Mutu (TPM) Pembahasan Laporan Pendahuluan Kajian Peta Potensi Investasi Kabupaten Buleleng di Ruang Rapat Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kabupaten Buleleng, Rabu (15/7/2026/).

Menurut Gede Sugiartha, Buleleng memiliki potensi investasi yang besar dan strategis. Namun, potensi tersebut harus dipetakan secara sistematis agar mampu menjadi daya tarik bagi investor sekaligus memperkuat promosi daerah.

Baca Juga:  Asah Keterampilan, Warga Desa Sanggalangit Ciptakan Mobil Tenaga Surya

“Kami berharap kajian ini menghasilkan rekomendasi yang mampu mendorong masuknya investasi ke Buleleng. Nantinya, hasil kajian akan menjadi instrumen promosi berbagai sektor dengan informasi yang kredibel sehingga memberikan keyakinan bagi calon investor,” ujarnya.

Ketua Tim Pelaksana Kajian Investasi, I Nengah Suarmanayasa, mengatakan Buleleng memiliki sumber daya dan peluang investasi yang melimpah. Sayangnya, potensi tersebut belum sepenuhnya mampu mendongkrak posisi kinerja ekonomi daerah hingga masuk tiga besar di Bali.

Baca Juga:  Rabies Kembali Merebak, Puluhan Rabies Center Disiagakan di Seluruh Buleleng

Karena itu, pihaknya menilai penyusunan peta potensi investasi yang sistematis, akurat, dan mutakhir menjadi kebutuhan mendesak untuk memperkuat promosi investasi daerah.

Dalam penyusunan kajian, tim akan menggunakan tiga pendekatan utama, yakni analisis klaster, pohon industri, dan analisis SWOT. Kajian juga akan dilengkapi dengan enam aspek studi kelayakan usaha yang mencakup aspek hukum, administrasi dan kelembagaan, teknis, pasar, finansial, sosial dan lingkungan, serta analisis risiko.

Suarmanayasa menjelaskan tahapan berikutnya meliputi pengumpulan data primer dan sekunder, koordinasi dengan perangkat daerah terkait, analisis potensi dan peluang investasi, hingga penyusunan laporan akhir yang akan menjadi dasar promosi investasi Kabupaten Buleleng.

Baca Juga:  Pencanangan PIN Polio di Badung

Melalui kajian tersebut, Pemkab Buleleng berharap mampu menghadirkan peta investasi yang lebih terarah sehingga berbagai peluang usaha di sektor unggulan dapat dikenal luas dan menarik minat investor untuk menanamkan modal di wilayah Bali Utara. BWN-03

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR