Awasi Makanan dengan Nitrogen Cair, Puskesmas II Denbar Awasi Seluruh Sekolah

Iklan Home Page

Denpasar, baliwakenews.com

Nitrogen cair akhir-akhir ini ditemukan pada produk pangan siap saji yang berdampak tidak baik bagi kesehatan. Kepala Puskesmas II Denpasar Barat dr. Lanawati, M.Kes saat dihubungi Selasa 24 Januari 2023 mengatakan, mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan Puskesmas Denpasar 2 Denpasar  Barat melakukan pengawasan makanan yang mengandung Nitrogen di SD 2 dan SD 7 Pemecutan Klod.

Lebih lanjut dikatakan, dalam pengawasan yang dilakukan tidak ditemukannya pedagang atau makanan kantin yang mengandung nitrogen sejenis ice smoke atau ciki ngebul. Menurutnya Nitrogen cair mulanya digunakan untuk membekukan dan mengawetkan bahan makanan. Namun, seiring perkembangannya, bahan kimia ini juga digunakan untuk meningkatkan daya tarik makanan dan minuman ringan, termasuk chiki ngebul atau yang dikenal dengan ice smoke.

Baca Juga:  Akad Massal KUR 800.000 Debitur, Gubernur Koster Dorong Tercipta Lapangan Kerja 

Nitrogen cair memunculkan efek asap yang terasa dingin pada makanan dan minuman. Meski unik, ada sejumlah bahaya nitrogen cair yang mengintai kesehatan. bahaya makan makanan yang mengandung nitrogen cair yang perlu diwaspadai yakni sulit bernapas, sakit perut, lambung berlubang, luka bakar, bahkan sampai menimbulkan kematian. “Mengatisipsi hal tersebut maka kami melakukan pengawasan terhadap jenis makanan atau pangan ke sekolah – sekolah,” ucap dr. Lanawati.

Baca Juga:  PMI dari Ukraina, Perkumpulan Hipnotis Bali Rencanakan Hal Ini  

Kegiatan itu  juga sebagai  tindak lanjut dari surat edaran Dinas Kesehatan Provinsi Bali. Pengawasan dan sosialisasi ke juga dilakukan ke pedagang jajanan disekitar sekolah dan kantin sekolah.

Kegiatan ini menurutnya tidak semua sekolah dilakukan, namun pihaknya hanya mengambil sampel saja, terutama sekolah sekolah yang banyak dikelilingi pedagang jajanan di sekitar sekolah. Hal ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi agar jangan sampai timbul korban. Untuk selanjutnya pihaknya tetap melakukan edukasi, namun edukasi  dilakukan lewat WA group ke semua sekolah. BWN-03

Baca Juga:  Kisah Residivis dan Kurir Tempelan di Balik 39 Kasus Narkoba di Denpasar

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Nyepi Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemprov. BaliIklan Nyepi Pemprov. BaliIklan BWNIklan Nyepi PDAM BadungIklan Nyepi DPRD Badung Iklan UNWAR